Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Biaya Pendidikan dan Harga Tomat Dorong Inflasi Juli di Malang

Aditya Novrian • Senin, 4 Agustus 2025 | 18:05 WIB

 

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MALANG KOTA – Laju inflasi pada Juli 2025 tetap terkendali. Meski demikian, dua faktor menjadi pendorong utama inflasi month-to-month (m-to-m) yang tercatat sebesar 0,12 persen. Yakni dari kelompok pengeluaran pendidikan serta kenaikan harga tomat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Umar Sjaifudin menjelaskan, penyumbang tertinggi inflasi berasal dari sektor pendidikan sebesar 0,09 persen. Kenaikan itu dipicu oleh penyesuaian tarif menjelang tahun ajaran baru, baik pada sekolah formal maupun lembaga kursus.

”Bulan Juli dan Agustus biasanya penyelenggara pendidikan memang melakukan penyesuaian biaya pendidikan,” ujar Umar.

Selain sektor pendidikan, harga tomat ikut andil sebesar 0,05 persen. Kenaikan disebabkan oleh menurunnya produksi akibat curah hujan tinggi yang berkepanjangan. Di sisi lain, permintaan di pasar tetap tinggi.

Meski ada tekanan dari dua komponen tersebut, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga dan ikut meredam laju inflasi. Seperti labu siam yang mengalami deflasi -0,03 persen, emas perhiasan dan bawang putih masing-masing menyumbang deflasi -0,02 persen.

”Sayuran segar turun harga karena panen raya meningkatkan pasokan. Sementara emas perhiasan turun mengikuti harga emas dunia,” lanjut Umar.

Salah satu pedagang di Pasar Gadang, Lidia mengakui harga tomat sempat melambung di pertengahan Juli hingga Rp 30 ribu per kilogram. Namun kini sudah turun menjadi Rp 20 ribu. ”Seminggu terakhir ini stok dari tengkulak lancar lagi. Harganya mulai stabil,” ucapnya.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, data inflasi itu akan dijadikan rujukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam merancang proyeksi dan kebijakan ekonomi sebulan ke depan. ”Pendidikan memang wajar menyumbang inflasi karena bertepatan tahun ajaran baru,” ujar Wahyu. (aff/adn)

 

Editor : A. Nugroho
#bps #tpid #Kota Malang #pendidikan #inflasi