Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sumawe Kantong Pekerja Migran, Kirim 246 Tenaga Kerja ke Mancanegara

Mahmudan • Selasa, 30 September 2025 | 17:49 WIB
10 besar kecamatan pengirim TKI.
10 besar kecamatan pengirim TKI.

KEPANJEN – Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) menjadi kantong Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dalam kurun tujuh bulan, Januari-September ini, dinas tenaga kerja (disnaker) mencatat ada 2.507 TKI dari Bumi Kanjuruhan. Mayoritas berasal dari Sumbermanjing Wetan, yakni 246 pekerja. Sisanya dari kecamatan lain (selengkapnya baca grafis).

Negara-negara tujuan.
Negara-negara tujuan.

”Itu (pengiriman TKI) paling besar dari Sumawe, kemudian disusul Gedangan dan Kalipare, masing-masing 196 orang,” ujar Kepala Disnaker Kabupaten Malang Yudhi Hindharto kemarin.

Selain Sumawe, Gedangan, dan Kalipare, dia memaparkan, kecamatan lain juga memasok 100 TKI cukup banyak. Di antaranya Donomulyo 186 orang, Dampit 167 tenaga, Bantur 164 tenaga, Pagelaran 152 tenaga, Turen 126 pekerja, Tirtoyudo 106 tenaga kerja, kemudian Kepanjen 103 pekerja.

Untuk wilayah Malang Utara, suplai TKI terbanyak dari Singosari, Lawang, Dau dan Karangploso. Namun angkanya tidak sebanyak di Malang selatan. “Singosari saja angkanya 24 pekerja, Lawang mengirim 18 tenaga kerja, Karangploso 16 orang, lalu Dau hanya 11 pekerja,” sebut pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Soal negara tujuannya bekerja ke mana, Yudhi menyebut polanya masih monoton dari tahun ke tahun. Hongkong dan Taiwan masih menjadi negara tujuan favorit. Warga Kabupaten Malang yang berangkat ke Hongkong jumlahnya 1.459 orang, sedangkan Taiwan berjumlah 721 orang.

Selain dua negara tersebut, negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura juga diminati pekerja asal Indonesia. Sedangkan negara di Asia Timur yang dilirik adalah Korea Selatan dan Jepang. ”Tahun ini dua orang berangkat ke Jepang dan tiga pekerja ke Korea Selatan,” ungkapnya.

Di luar Asia, ada beberapa negara lain yang masih menjadi jujukan TKI. Yakni Dominika tiga orang, Polandia enam pekerja, Slovakia 13 tenaga kerja, dan Serbia menerima dua TKI. “Yang saya tahu, mereka yang ke negara-negara itu bekerja sebagai pekerja konstruksi,” ungkap Yudhi. Yudhi menyebut, para TKI tersebut kebanyakan bekerja di sektor informal. “Sekitar 75 persennya masih bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART),” tandas dia. (biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#sumawe #disnaker #Kabupaten Malang #TKI