MALANG KOTA – Harga emas terus melambung. Per kemarin (2/10), logam mulia itu sudah menyentuh Rp 2,235 juta per gram. Kondisi tersebut membuat toko emas di Kota Malang ramai oleh warga yang datang menjual maupun membeli.
Di Toko Mas Wahyu Redjo Cabang Malang Town Square (Matos), pembeli dan penjual hampir seimbang. ”Sekarang sudah imbang antara yang mau jual dan beli,” ujar Kenzie, kasir toko tersebut.
Baik logam mulia maupun perhiasan sama-sama diburu masyarakat. Situasi global yang tidak menentu membuat emas menjadi pilihan utama sebagai safe haven.
Kenzie menyebut, konsumen meningkat drastis sejak harga emas melonjak. Tidak sedikit yang menukar emas dengan gramasi rendah menjadi gramasi lebih besar. Tujuannya berjaga-jaga bila harga kembali meroket.
Namun kelangkaan mulai terasa, khususnya untuk emas jenis Antam. Stok logam mulia itu kosong di pasaran. ”Banyak nasabah menanyakan (emas) Antam, tapi produk utama kami Galeri 24 jadi opsi bagi konsumen,” kata Herlin Ira, Humas Pegadaian Cabang Malang.
Di laman resmi logammulia.com, emas Antam memang kosong di seluruh lokasi. Baik Jakarta maupun Surabaya. Harga terkini untuk ukuran 0,5 gram tercatat Rp 1,167 juta, sementara ukuran 1 kilogram tembus Rp 2,175 miliar.
Praktisi emas Pegadaian Malang Kota Indah Putri memprediksi harga tinggi akan bertahan hingga akhir tahun. ”Kondisi politik global yang kacau masih akan mempengaruhi. Jadi kalau sudah ada uangnya, lebih baik segera beli,” pungkasnya. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho