Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Universitas Ma Chung Jembatani UMKM dengan Buyer Arab Saudi

Aditya Novrian • Senin, 20 Oktober 2025 | 16:21 WIB
BUSINESS MATCHING: Universitas Ma Chung menjembatani pelaku UMKM Kabupaten Malang dengan pembeli Arab Saudi pada Sabtu (18/10).
BUSINESS MATCHING: Universitas Ma Chung menjembatani pelaku UMKM Kabupaten Malang dengan pembeli Arab Saudi pada Sabtu (18/10).

MALANG – Universitas Ma Chung kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kali ini melalui program business matching yang digelar di Savana Hotel and Convention, Kota Malang, Sabtu (18/10). Acara bertajuk Akselerasi Ekspor UMKM melalui Peningkatan Kapabilitas dan Business Matching ini mempertemukan puluhan UMKM unggulan dari Kabupaten Malang dengan pembeli potensial asal Arab Saudi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari riset terapan yang digagas oleh tim peneliti Universitas Ma Chung dengan dukungan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

Ketua tim peneliti, Prof Dr Ir Stefanus Yufra M. Taneo MS MSc, menyampaikan riset ini tidak hanya menghasilkan kajian ilmiah, tapi juga berdampak nyata dalam meningkatkan daya saing UMKM. ”Kami ingin hasil riset langsung dirasakan pelaku usaha. Business matching ini memberi mereka pengalaman langsung berinteraksi dengan buyer luar negeri,” ungkap Yufra, yang juga menjabat Rektor Universitas Ma Chung.

Sebanyak 35 UMKM terpilih memamerkan produk andalannya, mulai dari kopi, keripik buah dan tempe, sambal, hingga minuman herbal dan frozen food. Salah satu buyer dari Arab Saudi, Abdul Halim Sai Mohammad, mengaku tertarik pada keunikan rasa khas Indonesia.

Sekretaris Disperindag Kabupaten Malang, Astri Lutfiatunnisa, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Ia menilai Ma Chung konsisten menjembatani UMKM lokal dengan pasar internasional. Sementara itu, Elok Syafirda dari Disperindag Jatim menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mendorong ekspor. (yun/adn)

Editor : A. Nugroho
#UMKM #Kemendiktisaintek #malang #universitas ma chung