KABUPATEN- Departemen Teknik Mesin Industri (DTMI) Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuktikan perannya sebagai solusi bagi permasalahan industri transportasi. Melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) berbasis produk 2025, tim dosen dari DTMI-ITS yang dipimpin Ir Arino Anzip MEngSc melakukan bantuan teknologi. Meningkatkan produktivitas pembuatan drag link khusus bus di PT. Bagong Dekaka Makmur, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Langkah inovasi itu bermula saat PT. Bagong Dekaka Makmur berkoordinasi dengan DTMI – ITS. Direktur utama PT. Bagong Dekaka Makmur Budi Susilo menyampaikan kesulitan dalam proses pembuatan drag link yang masih konvensional. Menggunakan dongkrak manual yang tidak hanya memakan waktu lama tetapi juga membutuhkan beban fisik berat bagi pekerja.
Dampak dari kondisi itu menyebabkan kapasitas produksi sulit tercapai dan tidak semua orang bisa meng ope rasikan alat konven sional itu. Akibatnya, produk akhir menjadi sangat terbatas.
Sebagai solusi teknis, tim ITS merancang mesin ram bending ber basis hidrolik. Ir Arino Anzip MengSc menjelaskan, teknologi tersebut jawaban tepat untuk efisiensi manufaktur di tingkat pe rusahaan. ”Teknologi berbasis hidrolik memiliki manfaat besar untuk membantu pekerjaan industri. Laboratorium Sistem Tenaga Fluida DTMI ITS hadir untuk memastikan mesin ini mampu menghasilkan drag link bus dalam waktu yang lebih cepat, dibandingkan metode konvensional menggunakan dongkrak manual,” jelas dia.
Selain aspek teknis, inovasi ini juga dapat meningkatkan faktor keselamatan kerja. Sinergi itu membuktikan laboratorium kampus mampu jadi dapur inovasi yang menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.
Ir Arino Anzip MEngSc menegaskan, kehadiran ITS di PT. Ba gong Dekaka Makmur adalah mandat Tri Dharma Perguruan Tinggi.”Dosen memiliki tiga kewajiban utama, yaitu pendidikan, penelitian,dan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini adalah wujud nyata di mana ilmu yang kami kembangkan di kampus harus dirasakan manfaatnya secara luas langsung masyarakat luas, terutama dalam membantu perusahaan membuka lapangan pekerjaan,” kata dia. (gp)
Editor : A. Nugroho