Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Graha Pesona Lawang, Perumahan MBR dengan Lokasi Strategis

Aditya Novrian • Sabtu, 28 Februari 2026 | 09:40 WIB

MURAH DAN AKSESNYA MUDAH: Rumah tipe 30 m² dengan luas tanah 66 m² di Graha Pesona Lawang menawarkan konstruksi kokoh dan penataan ruang yang efisien. (Graha Pesona Lawang For Radar Malang)
MURAH DAN AKSESNYA MUDAH: Rumah tipe 30 m² dengan luas tanah 66 m² di Graha Pesona Lawang menawarkan konstruksi kokoh dan penataan ruang yang efisien. (Graha Pesona Lawang For Radar Malang)

LOKASI perumahan di Dusun Ngandeng, Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang memang strategis. Dekat dengan pasar, jalan utama, hingga stasiun. Karena itulah, Graha Pesona Lawang banyak dijadikan pilihan.

Khususnya oleh pasangan pasangan muda. Juga warga yang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Afwan Syahid, Pemilik dan Direktur Graha Pesona Lawang juga bukan orang baru dalam dunia properti.

Dia sudah malang melintang di dunia itu sejak 25 tahun lalu. ”Kini proyek rumah MBR yang saya kelola berjumlah 1.849 unit,” ujar Afwan. Perumahan yang dimilikinya tersebar di Mojokerto, Pasuruan, dan Lawang, Kabupaten Malang.

Track record itu menjadi salah satu jaminan kualitas rumah yang ditawarkannya. Unit-unit rumah di Graha Pesona Lawang mengutamakan kualitas konstruksi dengan spesifikasi teknis yang jelas. Sehingga calon pembeli mendapatkan rumah siap huni yang aman dan bernilai investasi.

Unit rumah yang ditawarkan memiliki tipe 30 m² dengan luas tanah 66 m². Tata ruangnya dirancang efisien untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di dalamnya terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu kamar mandi, serta area dapur dan halaman.

Selain itu, tersedia carport sepanjang 4,5 meter di bagian depan rumah. Serta ruang terbuka 1,5 meter yang bisa dimanfaatkan untuk taman atau area hijau. Fondasi bangunannya sudah menggunakan batu kali yang kuat. Struktur bangunannya memakai beton bertulang praktis untuk memastikan ketahanan konstruksi.

”Bagian dinding dibuat dari bata diplester dan di-finishing cat dengan ring balok yang memperkuat struktur bangunan secara keseluruhan,” lanjut Iwan. Rangka atap menggunakan material galvalum yang tahan karat dan ringan.

Sedangkan penutup atap memakai genteng beton finishing cat untuk perlin dungan maksimal dari cuaca. Plafon juga menggu nakan kalsiboard yang rapi dan tahan lembap. Serta kusen aluminium yang kuat dan tahan rayap. (aff/by)

Editor : Aditya Novrian
#Graha #lawang #Pesona