Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Harga Emas di Kota Malang Turun, Potensi Kenaikan Masih Terbuka

Nahdiatul Affandiah • Senin, 30 Maret 2026 | 17:41 WIB
MASIH POTENSIAL: Beberapa masyarakat antusias membeli emas di salah satu toko penyedia logam mulia dan perhiasan di Kota Malang.
MASIH POTENSIAL: Beberapa masyarakat antusias membeli emas di salah satu toko penyedia logam mulia dan perhiasan di Kota Malang.

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Dalam sepekan terakhir harga logam mulia emas tak menggembirakan. Itu menyusul, turun hingga menyentuh angka Rp 2,8 juta per gram. Kondisi itu juga berpengaruh kepada nilai buyback yang ikut terjun hingga mencapai Rp 2,4 juta. 

Berdasar pantauan wartawan koran ini, penurunan buyback emas paling besar terjadi Jumat lalu (27/3). Padahal sehari sebelumnya buyback logam mulia emas masih di angka Rp 2,7 juta. Itu menjadikan banyak pembeli menahan diri untuk melakukan transaksi emas. 

Meski begitu, potensi harga emas naik lagi masih sangat mungkin terjadi. Grafik peningkatan diprediksi tak membutuhkan waktu lama. ”Untuk nasabah emas, sebaiknya tidak terlalu panik karena berdasar histori, harga emas berpotensi naik lagi,” ujar Humas Pegadaian Malang Herlin Ira. 

Baca Juga: Harga Emas Makin Turun saat Lebaran, Agen Logam Mulia di Kota Malang Dibanjiri Pembeli dan Penjual

Menurutnya, grafik emas turun karena beberapa faktor. Salah satunya, jelang momen haji. Setelah itu selesai, dia menganalisis grafik emas bakal meningkat lagi.

Herlin mengimbau nasabah tidak terburu-buru menjual aset emasnya. Sebab itu bisa menghilangkan potensi keuntungan pada masa depan. Apalagi saat harga beli jauh dibanding harga buyback.

Berdasar data grafik harga emas di beberapa situs resmi pada Minggu (29/3). Harga emas di Antam Mulia Retro Rp 2.852.000 per gram. Sementara itu, di Galeri 24 di angka Rp 2.818.000. Harga emas UBS capai Rp Rp2.832.000. Angka tersebut bisa saja berubah pada saat anda membaca koran hari ini. 

Baca Juga: Harga Logam Mulia di Malang Kembali Melonjak

Herlin menjelaskan, emas merupakan aset jangka panjang yang berfungsi sebagai pelindung nilai dari inflasi. Untuk itu fluktuasi harga jangka pendek merupakan hal wajar. ”Justru saat harga turun bisa jadi kesempatan baik untuk membeli emas (lagi),” ujarnya.

Dirinya juga meminta nasabah untuk tidak panik dan menghindari cut loss atau jual rugi. Menjual aset terutama emas saat harga rendah hanya akan merealisasikan kerugian yang tinggi. Terutama saat memperhitungkan selisih harga jual atau spread yang cukup lebar.

Momen turunnya emas bisa dijadikan evaluasi bagi nasabah untuk kembali mengingat tujuan investasi emas. ”Selama tujuan investasi itu masih jangka panjang, fluktuasi harga harian tidak akan mengganggu rencana finansial nasabah,” pungkasnya. 

Salah satu pembeli emas Kurniasari mengatakan, naik dan turunnya harga emas merupakan hal normal. Selalu berpotensi terjadi. ”Asalkan penurunan tidak drastis, investasi emas tetap menjanjikan,” kata dia. (aff/gp)

Editor : A. Nugroho
#Emas #Buyback #malang #harga logam mulia