Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Produsen Rengginang Malang Keluhkan Naiknya Harga Beras Ketan

Indah Mei Yunita • Minggu, 12 April 2026 | 17:33 WIB
PENGERINGAN: Warga Sambigede, Kecamatan Sumberpucung menjemur rengginang di depan rumah beberapa waktu lalu.

Indah Mei Yunita - Radar Malang
PENGERINGAN: Warga Sambigede, Kecamatan Sumberpucung menjemur rengginang di depan rumah beberapa waktu lalu. Indah Mei Yunita - Radar Malang

SUMBERPUCUNG, RADAR MALANG - Harga beras ketan yang mengalami fluktuasi membuat produsen renggineng resah. Setidaknya, itulah yang dirasakan Muhammad Azmi, salah satu produsen rengginang di Kampung Rengginang, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Saat ini, harga beras ketan sedang naik. Biasanya Rp 16.000 per kilogram, sedangkan sekarang menjadi Rp 20.000 per kilogram,” ujar Azmi kemarin.

Meski harga sedang naik, harga produknya tidak bisa ikut dinaikkan Dia memilih mendapat sedikit keuntungan dibanding kehilangan pelanggan. 

“Namun jika ada pesanan besar dari agen, saya konfirmasi dulu bahwa harga bahan baku sedang naik. Kalau harganya lebih tinggi dibanding biasanya, apa masih tetap ambil,” imbuhnya.

Harga yang ditentukan untuk pesanan personal dan pesanan dalam jumlah besar untuk agen atau reseller berbeda. 

Khusus agen atau reseller, dijual seharga belasan ribu per kemasan ukuran 250 gram dengan minimal pembelian 300 bungkus. Harga dari agen ke konsumen ditentukan masing-masing. 

Karena itu, dia akan konfirmasi kepada agen jika ada kenaikan bahan baku. Sedangkan jika eceran dijual Rp 24.000 per kemasan.

Proses pembuatannya sederhana. Yakni diawali dengan pencucian beras ketan. 

Setiap pukul 22.00, pencucian beras sudah dimulai. Kemudian pada pukul 03.00 dini hari, beras ketan yang sudah dicuci ditiriskan. 

“Beras ketannya kami beli dari petani lokal di sini. Sekali mengolah, kami menggunakan 50 ton beras ketan,” kata dia.

Sambil menunggu kompor panas, beras dicampur dengan bumbu sesuai varian rasa. Seperti terasi, udang, bawang, dan sebagainya. 

Ketika sudah siap, beras yang sudah diberi bumbu itu dikukus sampai matang. Lalu dicetak dan ditata dengan alas bambu untuk dijemur. 

Waktu penjemuran tergantung cuaca. Jika matahari terik, cukup empat jam sudah kering. Setelah itu langsung packing. Rengginang tersebut bisa tahan sampai satu tahun jika penyimpanan bagus. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#rengginang #beras ketan #Harga #malang