MALANG KOTA, RADAR MALANG - Tak hanya bahan pokok dan plastik yang mengalami kenaikan harga. Beras ketan yang salah satunya digunakan untuk membuat kue basah atau jajanan juga naik.
Supri, salah satu produsen kue basah di Pasar Bunulrejo mengungkapkan, dirinya biasa menggunakan beras ketan impor dari Thailand. "Kalau ngecer per kilogram sekarang harganya Rp 33 ribu," ungkap dia.
Sementara jika membeli utuh sebanyak 25 kilogram harganya menjadi Rp 825 ribu. Padahal sebelumnya di angka Rp 800 ribu. "Saya biasanya memang pakai beras ketan dari Thailand, kalau beras ketan lokal kualitasnya kurang," sambung Supri.
Selain beras ketan, harga plastik pembungkus juga naik. Untuk menjaga roda operasional pembuatan kue basah seperti onde-onde, Supri terpaksa mengurangi ukuran. "Jadi lebih kecil," ujarnya.
Naiknya harga beras ketan juga dirasakan oleh penjual lain yakni Wiji Estiningsih. Perempuan berusia 61 tahun itu menyebut kalau beras ketan lokal sedang kosong. "Karena barang langka. Harganya juga jadi mahal yakni sekitar Rp 23 ribuan," beber dia.
Menurut Esti, kondisi ini sudah berlangsung sejak 4 hari menjelang hari raya sampai sekarang. Dia berharap kondisinya segera normal.
Penulis: Nabila Amelia
Editor : A. Nugroho