Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dari Kartini untuk Bumi, BRI Dorong Perempuan Berdaya lewat Urban Farming BRInita

Aditya Novrian • Kamis, 23 April 2026 | 08:12 WIB
Dari Kartini untuk Bumi, BRI Dorong Perempuan Berdaya lewat Urban Farming BRInita.
Dari Kartini untuk Bumi, BRI Dorong Perempuan Berdaya lewat Urban Farming BRInita.

JAKARTA, RADAR MALANG – Perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai lini kehidupan, mulai dari keluarga hingga pendorong ekonomi masyarakat. Di era modern, perempuan tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga aktor utama dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Komitmen itu diperkuat Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli. Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Program BRInita (BRI Bertani di Kota), yang fokus pada pemberdayaan perempuan melalui urban farming.

Program ini menghadirkan konsep pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan terbatas. BRI Peduli menyalurkan bantuan berupa pembangunan greenhouse serta fasilitas pendukung yang dapat digunakan untuk berbagai metode tanam.

Tiga metode utama yang diterapkan yakni vertikultur, hidroponik, dan wall gardening. Vertikultur memungkinkan budidaya tanaman secara bertingkat di ruang sempit, sementara hidroponik menggunakan media air dengan nutrisi terukur. Adapun wall gardening memanfaatkan dinding sebagai media tanam vertikal.

Melalui metode tersebut, berbagai tanaman hortikultura bernilai ekonomi seperti sayuran, buah, tanaman hias, hingga tanaman obat keluarga dapat dibudidayakan.

Tak hanya menyediakan sarana, BRI juga melakukan pembinaan berkelanjutan kepada kelompok penerima manfaat. Pelatihan pengelolaan urban farming dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli, sekaligus monitoring untuk memastikan hasil yang optimal dan bernilai ekonomi.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa BRInita dirancang untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya perempuan, dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan komunitas.

“Program ini menjadi wadah bagi perempuan untuk lebih aktif, produktif, dan inovatif, sekaligus mendukung kelestarian lingkungan di kawasan perkotaan,” ujarnya.

Selain berdampak pada ekonomi, program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kelaparan dan pembangunan kota berkelanjutan.

Sejak diluncurkan pada 2022, BRInita telah menjangkau 40 kelompok di berbagai daerah dengan melibatkan lebih dari 1.300 peserta. Program ini juga mencatat kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup, termasuk bagi perempuan yang terlibat langsung.

Di sisi lingkungan, program ini menghasilkan puluhan ribu tanaman sayuran, produksi pupuk organik, hingga pengurangan emisi gas rumah kaca melalui praktik pertanian ramah lingkungan.

“Ini menjadi wadah positif yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan perempuan,” tambah Dhanny.

Lebih jauh, semangat program ini dinilai sejalan dengan nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang mendorong perempuan untuk berdaya dan mandiri.

Melalui pemanfaatan lahan terbatas menjadi ruang produktif, BRInita tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga, tetapi juga membuka peluang bagi perempuan untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Editor : Aditya Novrian
#BRI peduli #BRInita #CSR BRI #urban farming #pemberdayaan perempuan