MALANG KOTA, RADAR MALANG - Athaya Arts yang didirikan Athaya Putri Nirwasita sejak tahun 2021 makin berkembang. Kini karya-karyanya bisa ditemui di Jalan Setaman Dalam Nomor 22 Kecamatan Lowokwaru.
UMKM yang mengikuti BRI Healthy Shoping Festival di Car Free Day (CFD) 2 Mei lalu, Athaya Arts fokus memproduksi item fashion seperti bucket hat, hijab, outer, tas, sepatu, hingga beragam aksesoris.
Athaya sendiri merupakan anak yang memiliki ADHD. Namun dengan semangat dan pendampingan yang tepat dari orang terdekatnya, dia tumbuh dan mampu menjadi anak yang inspiratif dan kreatif.
Karya dari Athaya beraliran abstrak. Tak hanya itu, ciri khas desain Athaya Arts menggunakan warna-warna cerah. “Dalam setiap karya, saya memberi slogan, Setiap Karya Punya Cerita,” ujar Athaya.
Biasanya Atahaya melukis dengan alat dapur seperti centong, itu bisa membuat corak yang berbeda dengan produk lainnya. Sementara itu, produk-produk Athaya dibanderol mulai harga Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu.
Produk dari Athaya Arts hingga kini seringkali mewakili Kota Malang pada pameran tingkat nasional. Pembelinya m juga berasal dari luar daerah. Seperti Surabaya, Jawa Barat, Banten dan Jakarta. Athaya Arts berkeinginan produknya bisa tembus pasar luar negeri atau ekspor.
Nahdiatul Affandiah
Editor : A. Nugroho