Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Stop Boros! 11 Tips Mengatur Keuangan Pribadi Paling Efektif

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB
Kelola uang dengan baik dan efektif untuk pengeluaran yang lebih terencana dan terarah. (Sumber: Unsplash).
Kelola uang dengan baik dan efektif untuk pengeluaran yang lebih terencana dan terarah. (Sumber: Unsplash).

JAKARTA, RADAR MALANG – Mengatur keuangan memang bukan hal yang mudah bagi semua orang. Namun, tidak sedikit yang menyadari bahwa mengelola uang dengan bijak adalah kunci untuk mencapai kestabilan finansial.

Di zaman modern ini dan dengan maraknya aplikasi belanja daring atau online shop, Masyarakat dari berbagai kalangan sering kali tergoda untuk berbelanja. Hal tersebut memicu gaya hidup hedonis, yang mengakibatkan mereka menghamburkan uang di awal bulan dan berhemat diakhir bulan.

Dengan demikian, pengelolaan keuangan penting untuk dipelajari semua kalangan. Hal ini bertujuan agar pengeluaran lebih terarah dalam mencapai target finansial, mengurangi kebiasaan boros, serta memastikan kebutuhan hidup tercukupi sepanjang bulan.

Baca Juga: Mengapa Lingkar Pertemanan Cenderung Mengecil saat Memasuki Usia Dewasa? Ternyata Ini Penyebabnya!

Berikut 11 strategi mengatur keuangan demi menjaga saldo Tabungan tetap aman.

  1. Catat dan Buat Anggaran Bulanan:

    Mulai catat pemasukan keuangan setiap bulan, sehingga di akhir bulan Anda dapat mengetahui kemana gaji Anda pergi.
  2. Utamakan Pengeluaran Terpenting:

    Tentukan prioritas keuangan. Misalnya, biaya pendidikan anak, biaya kesehatan, uang belanja bulanan, dan lain sebagainya. Buat catatan rapi guna memudahkan mengelola keuangan.
  3. Gunakan Metode 50/30/20:

    Metode ini digunakan untuk mengelola keuangan lebih efektif. Begini pembagiannya, 50% buat kebutuhan pokok, 30% buat hiburan atau belanja, 20% buat tabungan atau instrumen investasi. Misalnya gaji Anda Rp10 juta, alokasikan Rp5 juta buat kebutuhan, Rp3 juta buat senang-senang, dan Rp2 juta buat menabung atau berinvestasi.

Baca Juga: Omzet Menurun, Pedagang Pasar Gadang Pastikan Tetap Nyaman di Tempat Relokasi

  1. Pisahkan Uang Belanja dan Tabungan:

    Mulai pisahkan gaji Anda untuk memenuhi kebutuhan belanja bulanan dan sisakan untuk mengisi tabungan biaya sekolah, kesehatan, serta dana darurat.
  2. Pasang Target Masa Depan:

    Menentukan target atau capaian spesifik di usia tertentu dapat didorong untuk menyusun strategi keuangan yang lebih tertata.
  3. Bedakan Keinginan dan Kebutuhan:

    Utamakan pengeluaran untuk hal wajib yang menunjang. Hindari menghabiskan uang untuk hal yang sekadar diinginkan dan tidak mendesak agar tabungan tetap terjaga.

Baca Juga: Pemugaran Candi Jago Tumpang Garap Bebatuan Lapis 44

  1. Mulai Berinvestasi:

    Agar bisa melakukan investasi dengan baik maka kita juga harus belajar dan Latihan agar mampu membuat strategi yang tepat dalam berinvestasi.
  2. Hindari Pinjaman yang Tak Perlu:

    Hindari hutang berlebih demi memenuhi gaya hidup atau barang yang tidak mendesak. Hutang yang berlebih hanya akan menambah beban cicilan dan menghambat Anda untuk menyisihkan uang.

Selain untuk mewujudkan target finansial, pengelolaan uang yang baik dapat menjadikan pribadi lebih siap menghadapi keadaan darurat. Menyisihkan sebagian penghasilan berarti membangun suatu pertahanan untuk menghadapi dan mengantisipasi krisis di masa depan.

Langkah ini juga dapat melatih kemandirian dan rasa tanggung jawab dalam mengelola keuangan sehingga pengeluaran akan lebih terencana dan terarah.

Editor : Aditya Novrian
#nabung #mengelola #keuangan #Tips