Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Transaksi Menggunakan QRIS di Malang Tembus Rp 1,2 Triliun, Ini Penjelasannya

Nahdiatul Affandiah • Selasa, 26 Mei 2026 | 17:44 WIB
Seorang pedagang menggunakan QRIS. (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)
Seorang pedagang menggunakan QRIS. (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Malang Raya terus mengalami pertumbuhan signifikan. Hingga 2026, jumlah merchant QRIS di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu tercatat menembus lebih dari 724 ribu merchant seiring meningkatnya tren transaksi digital di masyarakat.

Bank Indonesia (BI) Malang mencatat pertumbuhan merchant QRIS terjadi hampir setiap tahun. Peningkatan tersebut menunjukkan pembayaran digital kini semakin diminati pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga sektor perdagangan dan jasa.

Merchant QRIS di Kota Malang dan Kabupaten Malang Terus Bertambah

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi, mengatakan jumlah merchant QRIS di Kota Malang dan Kabupaten Malang mengalami kenaikan cukup tinggi dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2023, jumlah merchant QRIS di dua daerah tersebut tercatat sebanyak 412.262 merchant. Jumlah itu meningkat menjadi 508.972 merchant pada 2024.

Baca Juga: Transaksi QRIS di Kota Malang Capai Rp 3,6 T Selama 3 Bulan, Maret Catat Aktivitas Pembayaran Digital Tertinggi  

Kemudian pada 2025 kembali bertambah menjadi 636.676 merchant. Sementara hingga 2026, jumlahnya telah mencapai 665.869 merchant.

“Untuk Kota Batu juga peningkatannya signifikan, saat ini sudah ada 58.552 merchant,” ujar Indra.

Kota Batu Ikut Catat Pertumbuhan QRIS Signifikan

Pertumbuhan merchant QRIS juga terjadi di Kota Batu.

Pada 2023, jumlah merchant QRIS di Kota Batu masih berada di angka 36.285 merchant. Setahun kemudian meningkat menjadi 44.991 merchant.

Baca Juga: BRI Hadirkan QRIS Alipay Dinamis Buka Gerbang Transaksi Global bagi Merchant Indonesia

Selanjutnya pada 2025 berkembang menjadi 56.164 merchant sebelum akhirnya mencapai 58.552 merchant pada 2026.

Peningkatan tersebut menunjukkan transaksi non-tunai semakin diterima masyarakat dan pelaku usaha di sektor wisata maupun perdagangan.

Transaksi QRIS di Malang Raya Capai Triliunan Rupiah

Selain jumlah merchant yang terus bertambah, nominal transaksi QRIS di Malang Raya juga tercatat cukup besar.

Hingga akhir Maret 2026, transaksi QRIS di Kota Malang mencapai Rp 1,2 triliun.

Baca Juga: Tutup QRISMA-FEST 2026 dengan Kenduri Lawasan

Sementara Kabupaten Malang mencatat transaksi sebesar Rp 349 miliar dan Kota Batu mencapai Rp 107 miliar.

Nilai transaksi tersebut memperlihatkan penggunaan pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

QRIS Dinilai Permudah Pelaku Usaha dan Konsumen

Pertumbuhan merchant QRIS turut didorong kemudahan transaksi digital yang lebih praktis dan cepat.

Selain memudahkan konsumen, sistem pembayaran berbasis QR code juga membantu pelaku usaha memperluas layanan transaksi non-tunai.

Baca Juga: Setoran Retribusi Parkir via QRIS di Kabupaten Malang Masih Seret

BI Malang pun terus mendorong perluasan penggunaan QRIS untuk mendukung digitalisasi ekonomi dan keuangan di wilayah Malang Raya.

Editor : Aditya Novrian
#QRIS Malang Raya #transaksi digital Malang #pembayaran QRIS #merchant qris #BI Malang