Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dolar Tembus Rp 18.176, Transaksi Money Changer di Kota Malang Mulai Lesu

Nabila Amelia • Senin, 8 Juni 2026 | 19:48 WIB
Aktivitas tepat penukaran uang di Kota Malang. (Nabila Amelia/Radar Malang)
Aktivitas tepat penukaran uang di Kota Malang. (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus Rp 18.176 pada Senin (8/6) mulai berdampak pada aktivitas penukaran valuta asing di Kota Malang. Sejumlah money changer melaporkan penurunan transaksi karena masyarakat memilih menahan pembelian maupun penjualan mata uang asing di tengah kondisi kurs yang tidak stabil.

Kondisi ini terlihat di PT Rajabally Money Changer, salah satu penyedia jasa penukaran valuta asing di Kota Malang, yang mencatat perlambatan aktivitas transaksi dalam beberapa hari terakhir.

Staf PT Rajabally Money Changer Vera mengatakan, masyarakat saat ini cenderung bersikap wait and see terhadap pergerakan kurs dolar. Banyak yang memilih menunda transaksi dengan harapan nilai tukar kembali turun.

“Jadi masyarakat yang ingin menukarkan dolar ke rupiah maupun membeli dolar cenderung menahan diri sampai harganya turun,” ujar Vera.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu Per Dolar, Apa Dampaknya bagi Warga? Ini Penjelasan Pakar Ekonomi UM

Transaksi Money Changer di Malang Turun hingga Rp 20 Juta Per Hari

Dalam kondisi normal, ketika nilai tukar berada di kisaran Rp 16.000 hingga Rp 17.000 per dolar, total transaksi di tempat tersebut bisa mencapai sekitar Rp 50 juta per hari. Namun, saat kurs melonjak mendekati Rp 18.000, terjadi penurunan signifikan.

“Beberapa hari terakhir, seperti Sabtu lalu (6/6), transaksi turun. Sekitar Rp 30 juta sampai Rp 40 juta per hari,” kata Vera.

Penurunan ini menunjukkan bahwa volatilitas nilai tukar langsung memengaruhi minat masyarakat dalam melakukan transaksi valuta asing, baik untuk kebutuhan investasi maupun perjalanan.

Baca Juga: Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Bank Indonesia Beberkan Pemicu Merosotnya Nilai Tukar Rupiah

WNA Masih Jadi Penyumbang Transaksi di Tengah Lesunya Pasar Lokal

Meski transaksi masyarakat lokal menurun, aktivitas penukaran uang oleh warga negara asing (WNA) masih berlangsung di Kota Malang. Umumnya, mereka menukar mata uang untuk kebutuhan wisata selama berada di Indonesia.

Menurut Vera, nominal penukaran WNA bervariasi, mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 15 juta per transaksi, tergantung kebutuhan perjalanan mereka.

“Mereka biasanya menukar uang untuk kebutuhan wisata. Biasanya transit di Kota Malang sebelum ke daerah lain seperti Bali,” jelasnya.

Kota Malang sendiri kerap menjadi kota persinggahan wisatawan mancanegara sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata utama di Jawa Timur maupun Bali.

Dengan kondisi kurs yang masih fluktuatif, pelaku usaha money changer di Malang memperkirakan transaksi akan tetap bergerak lambat hingga nilai tukar kembali stabil.

Editor : Aditya Novrian
#ekonomi #dolar #money changer