KOTA MALANG, RADAR MALANG - Data dasar untuk seluruh kegiatan ekonomi bakal segera diperbarui. Untuk itu, ada imbauan bagi masyarakat agar berpartisipasi penuh dalam kegiatan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026) Bertempat di Balai Kota Malang, Senin (15/6), 627 petugas sensus ekonomi dikukuhkan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Petugas SE2026 telah berkomitmen
untuk menjalankan tugas dengan jujur,
profesional, dan penuh integritas. Tak hanya itu, petugas juga berkomitmen menjaga kerahasiaan data responden sehingga informasi yang diberikan aman dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
Hal ini penting mengingat SE2026 mengumpulkan beragam informasi, meliputi data sosial ekonomi keluarga pelaku usaha, karakteristik dan kondisi usaha, serta data ekonomi usaha yang digunakan untuk menghasilkan statistik yang akurat dan berkualitas.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan, data sensus ekonomi itu terbilang penting. Sebab menjadi dasar
untuk menjabarkan peta perekonomian
wilayah dari sisi level maupun struktur
ekonomi. Tujuannya, agar pemerintah
mendapat data terkini untuk landasan
perencanaan kebijakan ekonomi.
”Jadi kami butuh partisipasi penuh
dari masyarakat untuk berkenan menjawab secara jujur dan sesuai data di lapangan,” ujar Wahyu.
Menurutnya, hasil dari sensus itu harus menjadi data akurat yang dapat dipertanggungjawabkan. Apalagi ke depan, data-data yang diambil bakal menjadi dasar perumusan tata kelola Kota Malang.
Pemkot Malang juga menyosialisasikan sensus ekonomi 2026 ini kepada RT dan
RW di tiap kelurahan. Sebab, ada beberapa perumahan yang warganya cenderung tertutup. Butuh pendekatan khusus untuk mendapatkan data yang akurat di sana.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)
Kota Malang Umar Sjaifuddin menuturkan, kegiatan pendataan SE2026 akan berlangsung selama 2,5 bulan. Dalam hal ini, petugas akan mendatangi secara door to door di seluruh rumah dan usaha di Kota Malang untuk mengambil data.
”Cirinya, petugas kami memakai rompi petugas sensus dan disertai surat tugas,” ujar Umar.
Data yang dihasilkan berupa peta ekonomi Indonesia mulai tingkat terkecil dari sektor rumah tangga. Selain bermanfaat bagi pemerintah, sensus ekonomi tahun ini juga bisa digunakan para pengusaha di sektor bisnis untuk memetakan strategi pasar. Bagi akademisi, data itu juga bisa digunakan mendukung penelitian ekonomi. (aff/gp)
Editor : A. Nugroho