Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Pertanian Jadi Penerima Pembiayaan Terbesar

Aditya Novrian • Rabu, 17 Juni 2026 | 13:43 WIB
BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp84,36 triliun hingga Mei 2026. Sebagian besar pembiayaan mengalir ke sektor produktif, dengan pertanian menjadi penerima terbesar.
BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp84,36 triliun hingga Mei 2026. Sebagian besar pembiayaan mengalir ke sektor produktif, dengan pertanian menjadi penerima terbesar.

JAKARTA, RADAR MALANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp84,36 triliun atau 46,87 persen dari total alokasi tahun ini yang mencapai Rp180 triliun.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan mayoritas penyaluran KUR tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang berkontribusi langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Nilainya mencapai 67,18 persen dari total KUR yang telah disalurkan.

"Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18 persen dari total KUR yang telah disalurkan," ujarnya.

Sektor pertanian menjadi penerima pembiayaan terbesar dengan nilai mencapai Rp35,91 triliun. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurut Akhmad, fokus pembiayaan ke sektor produktif sejalan dengan upaya mendukung program Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, dan memperluas pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, serta mendukung agenda ketahanan pangan nasional," kata Akhmad.

Ia menambahkan, akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran diharapkan mampu mendorong UMKM berkembang lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap perekonomian nasional.

Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Melalui penyaluran KUR, BRI terus mengambil peran dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat di berbagai daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor usaha produktif yang berkelanjutan.

Editor : Aditya Novrian
#BBRI #BRI