KEPANJEN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang harus bekerja ekstra lagi untuk menggenjot sektor pajak. Itu karena pajak daerah menjadi salah satu andalan untuk mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upaya yang dilakukan instansi pemungut pajak itu adalah menggelar program Bapenda Menyapa Warga (BMW).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengatakan, setoran pajak daerah pada pertengahan Juni ini mencapai 44,36 persen. Dari target Rp 754,68 miliar telah terealisasi Rp 334,79 miliar. Dengan demikian, pihaknya masih harus mengumpulkan Rp 419,89 miliar hingga akhir tahun.
“Untuk meningkatkan pajak, kami menggelar BMW dan bersinergi dengan Bapenda Jatim untuk pembayaran PKB (pajak kendaraan bermotor),” ujar Made kemarin (22/6).
Dia menyebut, pelayanan yang diberikan sama dengan giat lainnya. Mulai dari pembetulan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) hingga pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Misalnya SPPT yang sudah dibagikan sejak Januari lalu masih atas nama orang lain. Sehingga pemilik tanah tidak berkenan membayar. Untuk itu, perlu adanya validasi kepemilikan sertifikat tanah sesuai nama dan alamatnya.
“Kami baru saja melayani 11 transaksi untuk PBB senilai Rp 3,21 juta dan 44 pelayanan PKB senilai Rp 25,30 juta,” imbuh pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Selain membayar secara manual, pembayaran pajak juga bisa melalui QRIS. Dia melanjutkan, pembayaran menggunakan QRIS diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sehingga mereka semakin tertib membayar pajaknya.
“Makanya kami terus mengimbau masyarakat untuk membayar pajak, karena uangnya aman. Semuanya diproses menggunakan sistem,” kata dia.
Pihaknya juga mengimbau para ASN untuk tertib membayar pajak. Sebab, mereka merupakan teladan bagi masyarakat. Selain BMW, pihaknya juga memaksimalkan wajib pajak (WP) maupun objek pajak yang sudah ada melalui intensifikasi.
Salah satunya dengan memasang alat simoni di semua lokasi objek pajak. Inovasi itu sudah digunakan sejak beberapa tahun. Sistem tersebut dapat digunakan di android dan terkoneksi dengan aplikasi pemilik usaha.(yun/dan).
Editor : Mahmudan