MALANG, RADAR MALANG – Perusahaan RANS Entertainment milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina belakangan ini menjadi sorotan publik lantaran dugaan money laundry. Kabar ini menyebar begitu masif dan menjadi berita panas di kalangan masyakat Indonesia. Raffi Ahmad sempat dituding menerima aliran dana dengan nominal besar dari koruptor.
Meski Raffi Ahmad telah membantah tudingan tersebut, sebagian masyarakat masih tidak menerima pembenaran yang dilakukan artis besar itu. Menariknya, kabar burung itu tampak terbantah dengan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengumumkan bahwa PT. RANS Entertainment resmi melantai di bursa saham Indonesia Jum’at ini, (10/7/2026).
Langkah RANS dalam melantaikan saham secara publik menunjukkan bahwa perusahaan hiburan tersebut mampu menampilkan data keuangan yang transparan. Dalam melakukan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), perusahaan tersebut perlu menaati regulasi dan persyaratan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.
Komisaris Utama PT. Rans Entertainment Indonesia Tbk, Darwin Cyril Noerhadi menyampaikan bahwa kabar negatif mengenai isu pencucian uang yang beredar itu hanyalah rumor yang tidak terbukti. Bagi Darwin, proses IPO RANS Entertainment ini membuktikan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan dari OJK dan BEI secara terbuka.
"Kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor yang ada daripada faktanya yang ada," ujar Darwin, Jumat (10/7/2026). (Dilansir dari: Suara.com)
Pada IPO ini, PT RANS Entertainment Indonesia melantaikan saham di pasar modal Indonesia dengan dana senilai 429,25 miliar rupiah dan pada langsung menembus Auto Reject Atas (ARA) di hari pertama. Saham RANS Entertainment naik 34,12 persen dengan kenaikan sebanyak 58 poin dari harga 170 rupiah per saham menjadi 228 rupiah per saham.
Baca Juga: Produsen Jelly Inaco Siap IPO Juli 2026, Bidik Dana Rp392 Miliar
Nagita Slavina menjelaskan bahwa penggunaan dana hasil IPO akan didistribusikan pada beberapa kebutuhan usaha. Diantaranya, 37,61 persen untuk penyelenggaraan konser, 19,80 persen untuk akuisi 51 persen saham PT. RANS Kosmetika Indonesia.
Dengan proses IPO ini, PT RANS Entertainment Indonesia berhasil menepis isu negatif masyarakat yang tersebar dengan keterbukaan data finansial dan pemenuhan syarat terhada OJK dan BEI.
Editor : Aditya Novrian