
WAGIR-Lagi, Kabupaten Malang mendapatkan proyek percepatan swasembada bahan pangan. Tepatnya pada komoditas bawang putih. Kemarin (19/8) dilaksanakan aksi tanam bawang putih secara simbolis di Dusun Kenongo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. Penanaman dilaksanakan serentak dengan 7 provinsi lain se-Indonesia. Targetnya, 200 ton bibit bawang putih bisa dipanen untuk disebar ke daerah lain.
Acara penanaman bibit bawang putih merupakan program Mabes Polri. Di wilayah hukum Polda Jatim, penanaman dilaksanakan di Kabupaten Malang. Selain di Malang, juga dilakukan di Magetan, Trenggalek, dan Pasuruan.
“Di Kabupaten Malang, lahan seluas 1,5 hektare dengan bantuan 1.200 bibit dari Polda Jatim. Bibitnya jenis Sangga Sembalun yang didatangkan dari NTB,” papar Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Darman di sela aksi tanam bawang kemarin.
Bersama tiga daerah lain, total bibit yang digelontorkan mencapai 2 ribu kilogram dan ditanam pada luas lahan keseluruhan mencapai 2,5 hektare. Diproyeksikan dapat panen mencapai 15 sampai 45 ton.
Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikuktura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicena Medisca Saniputra mengatakan, penanaman tersebut dikhususkan pada pembibitan, bukan untuk keperluan konsumsi.
Di samping mendapat bantuan dari Polda Jatim, dia mengatakan, juga ada bantuan bibit jenis Lumbu Hijau dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
“Bantuannya 80 ton. Itu untuk tahap pertama, dengan lahan berpotensi 200 hektare. Sementara ini yang sudah tanam 20 hektare dan panen baru 10 ton,” kata dia.
Dia mengatakan, penanaman tidak hanya dilaksanakan di Sumbersuko, Kecamatan Wagir. Tapi juga Desa Dalisodo, Wagir. Ditargetkan bisa menghasilkan 200 ton bibit bawang putih. Sementara sisa 60 ton akan ditanam pada Oktober dan November depan.
”Akan digolongkan sebagai penanaman tahap kedua,” katanya.
“Nanti ditanam di Kecamatan Ngajum, Wonosari, Ngantang, Jabung, Ampelgading, dan Poncokusumo. Kalau tertanam semua kemungkinan ada tambahan 600 ton panen bibit,” ucapnya. Tapi, nanti hasil panen bibitnya itu akan diberikan pada Kementan untuk disebar ke daerah lain. (biy/dan)
Editor : Mahmudan