Rupiah Terus Melanjutkan Tren Penguatan, Hari Ini 21 Agustus 2026 Tembus Rp17.688 per Dolar AS

Valda Yumna Novfitri • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi penukaran mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: achmadnurhidayat.id)
Ilustrasi penukaran mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: achmadnurhidayat.id)

MALANG, RADAR MALANG – Nilai tukar rupiah terus menunjukkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (21/8), dengan kurs berada di level Rp17.688 per dolar AS pada sore hari, berdasarkan data Morningstar.

Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS Hari Ini 10 Agustus 2026, Ini Penyebabnya

Penguatan ini melanjutkan tren positif rupiah sepanjang hari, usai sebelumnya ditutup di posisi Rp17.748 per dolar AS pada Kamis (20/8).

Pengamat ekonomi dan mata uang, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan Senin (24/8) pekan depan masih akan berfluktuasi, meski berpeluang kembali menguat di rentang Rp17.640 hingga Rp17.700 per dolar AS.

Dalam sepekan ke depan, ia memproyeksikan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS.

Penguatan rupiah turut didukung data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan penurunan klaim tunjangan pengangguran mingguan.

Kondisi ini mengindikasikan pasar tenaga kerja AS masih relatif stabil, meski sebelumnya sempat terjadi penurunan lapangan kerja yang tidak terduga pada Juli 2026.

Situasi tersebut membuat bank sentral AS, The Fed, tetap berfokus pada upaya pengendalian inflasi. Sebelumnya pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah sempat bergerak stagnan di level Rp17.748 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Tak Kunjung Membaik, Apa Dampaknya untuk Perekonomian Indonesia?

Pelaku pasar saat itu masih menanti rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II 2026 dari Bank Indonesia, yang diproyeksikan memperlihatkan pelebaran defisit transaksi berjalan menjadi 3,09 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dari 1,09 persen pada kuartal sebelumnya.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : sumber dari berbagai sumber
Dollar AS Rupiah Menguat mata uang inflasi