Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cegah Covid-19 Varian Delta dari India, Begini Saran Para Ahli

Ahmad Yani • Selasa, 22 Juni 2021 | 23:03 WIB
Ilustrasi penggunaan masker ganda.(JawaPos.com/ist)
Ilustrasi penggunaan masker ganda.(JawaPos.com/ist)
RADAR MALANG – Mutasi Covid-19 varian Delta dari India diketahui lebih berbahaya karena cepat sekali menular. Terbukti dari lonjakan kasus Covid-19 pascalibur lebaran dan membuat situasi di RS hampir kolaps. Pertanyaannya, seberapa efektif masker bisa melindungi kita dari Covid-19 varian yang satu ini?

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS sudah pernah mengingatkan masyarakat dunia untuk mulai memakai masker ganda. Dan masyarakat tak direkomendasikan lagi memakai masker kain. Hal itu juga dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Moh. Adib Khumaidi. “Saran dari CDC kan dobel masker yaitu masker medis dengan 3 lapis kemudian dilapisi di depannya dengan masker kain,” katanya kepada JawaPos.com, Selasa (22/6).

Akan tetapi, kata Adib, jika masyarakat sudah memakai masker kualitas terbaik, misalnya N95 dan KF94, maka tak perlu lagi memakai masker dobel. KF94 adalah masker yang sudah disetujui oleh otoritas kesehatan Korea Selatan dengan masker 4 lapis.
“Kalau N95 atau KF94 tak perlu lagi pakai masker kain. Tapi kalau masker medis 3 ply harus pakai lapisan kain,” katanya.

Pemakaian masker dobel dirasa semakin penting di tengah penularan varian Indua yang begitu cepat. Termasuk saat kita bicara dengan orang lain dalam jarak dekat. Berada di keramaian, atau di dalam ruangan dengan ventilasi yang buruk.

“Sebab, terkadang kalau tak didobel, terkadang hidung kita gatal jadi buka masker sedikit,” katanya.

Hal senada diungkapkan Praktisi Kesehatan dan Dokter Umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) serta lulusan Kobe University dr. Adam Prabata. Menurutnya sebenarnya anjuran pakai masker dobel sudah muncul dari sebelum varian delta muncul. “Jadi bukan karena varian delta juga,” kata Adam.

Bagaimana jika salah satu dari dua orang berbicara, tak pakai masker? “Dua-duanya pakai masker saja risiko penularannya belum tentu jadi 0 persen, apalagi hanya salah satu saja yang pakai,” tegasnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor : Ahmad Yani
#Saran Ahli #Malang Raya #Varian Delta India #COVID-19 #malang