Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sara Duterte Ancam Bunuh Presiden Filipina, Marcos Jr Buka Suara

Aditya Novrian • Rabu, 27 November 2024 | 17:10 WIB
Presiden dan Wakil Presiden Filipina (Facebook pribadi Bongbong Marcos).
Presiden dan Wakil Presiden Filipina (Facebook pribadi Bongbong Marcos).

RADAR MALANG - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr akhirnya angkat bicara setelah ancaman pembunuhan yang dilontarkan Wakil Presiden Sara Duterte menciptakan kegemparan politik.

Dalam pernyataan video resmi, Marcos menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam atas ancaman tersebut.

Ia menekankan pentingnya supremasi hukum di negara demokratis seperti Filipina. "Jika merencanakan pembunuhan terhadap Presiden semudah itu, bagaimana dengan warga biasa?" ujar Marcos, dikutip dari Inquirer, Selasa (26/11).

Baca Juga: Keren! Ukraina Cetak Prangko Gambar Presiden RI Prabowo Subianto

Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, menyatakan bahwa ancaman tersebut adalah tanggapan atas dugaan rencana pembunuhan yang menargetkan dirinya sendiri.

Dalam sebuah konferensi pers, dia menyatakan bahwa dia telah meminta anggota tim keamanannya untuk membunuh Marcos Jr., Ibu Negara Liza Araneta, dan Pembicara Martin Romualdez jika dia terbunuh terlebih dahulu, Dilansir Inquirer dan Reuters, Minggu (24/11).

Kantor Kepresidenan Filipina mempertimbangkan pernyataan ini dengan sangat serius, dan langsung memanggil pihak keamanan untuk menyelidiki ancaman tersebut.

Baca Juga: Calvin Verdonk Diprediksi Bisa Debut Bersama Timnas Indonesia Melawan Filipina Malam Ini

Diduga ketegangan antara Sara Duterte dan Marcos Jr. berasal dari perbedaan kebijakan dan politik.

Ini disebabkan oleh pergeseran kebijakan yang dilakukan Marcos Jr., yang menyimpang dari kebijakan antinarkoba serta kebijakan luar negeri yang diterapkan oleh Duterte saat ini.

Selain itu, Sara percaya bahwa sepupu Presiden Martin Romualdez menganggap dirinya sebagai ancaman terhadap upaya Romualdez untuk maju dalam pemilihan presiden 2028.

Baca Juga: WNI di Filipina Sudah Coblosan Tiga Hari Lalu  

Hubungan mereka, yang sempat baik ketika mereka terpilih bersama pada pemilu 2022 dan dengan ancaman ini, menyoroti keretakan mendalam dalam koalisi pemerintahan, yang awalnya dijalankan dengan semangat persatuan nasional. (rie)

Editor : Aditya Novrian
#Sara Duterte ancam Marcos #Ferdinand Marcos Jr #berita internasional #presiden filipina #manila