RADAR MALANG - Tim transisi Presiden terpilih Donald Trump berencana untuk menarik Amerika Serikat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari pelantikan, 20 Januari 2025.
Rencana ini diungkapkan oleh anggota tim yang memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memiliki dampak "katastrofik" bagi kesehatan global.
AS merupakan penyumbang terbesar bagi WHO, menyuplai sekitar 16% dari total anggaran organisasi tersebut.
Baca Juga: World Bank Umumkan Bantuan $12 Juta untuk Pemulihan Vanuatu Pasca-Gempa
Jika penarikan ini dilakukan, WHO akan kehilangan sumber pendanaan utama yang sangat diperlukan untuk menangani krisis kesehatan, termasuk pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.
Para ahli kesehatan khawatir bahwa keputusan ini akan menciptakan kekosongan dalam kepemimpinan global di bidang kesehatan, yang kemungkinan akan dimanfaatkan oleh negara lain, termasuk China.
Sebelumnya, Trump juga pernah mengancam untuk menarik AS dari WHO selama masa kepresidenannya yang pertama, dengan alasan bahwa organisasi tersebut terlalu dipengaruhi oleh China.
Baca Juga: Kecelakaan Helikopter di Turki, Empat Orang Tewas Setelah Menabrak Rumah Sakit
Namun, proses penarikan itu tidak pernah selesai dan hubungan AS dengan WHO dipulihkan oleh Presiden Joe Biden.
Dalam konteks ini, Trump juga telah mengusulkan Robert F. Kennedy Jr. sebagai calon Menteri Kesehatan, yang dikenal karena pandangannya skeptis terhadap vaksinasi.
Langkah ini menunjukkan bahwa Trump tetap berpegang pada pandangan kontroversialnya terkait kesehatan masyarakat.
Dengan rencana penarikan ini, banyak pihak berharap agar komunitas internasional dapat bersatu untuk menjaga stabilitas dan respons terhadap tantangan kesehatan global di masa depan. (rie)
Editor : Aditya Novrian