Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tuai Kontroversi, Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol Masih Dikawal Paspampres dan Blokir Jalan Meski Telah Dimakzulkan

A. Nugroho • Selasa, 15 April 2025 | 18:15 WIB
Perjalanan Yoon Seok Yeol dari rumah dinas ke kediaman pribadinya menuai kontriversi karena menutup jalur dan menimbulkan kemacetan. (OhmyNews/Naver)
Perjalanan Yoon Seok Yeol dari rumah dinas ke kediaman pribadinya menuai kontriversi karena menutup jalur dan menimbulkan kemacetan. (OhmyNews/Naver)

RADAR MALANG - Mantan Presiden Korea Yoon Seok Yeol kembali ke kediaman pribadinya di Seocho-dong setelah dimakzulkan.

Mantan presiden yang menjabat dari tahun 2022–2024 ini melakukan perjalanan dari rumah dinas di Hannam-dong ke rumah pribadinya.

Namun, perjalanannya menimbulkan kontroversi karena adanya pengendalian jalan yang ketat.

Seolah Yoon Seok Yeol adalah presiden yang sedang melakukan kunjungan ke luar negeri.

Baca Juga: Resmi Dicopot, Presiden Yoon Suk Yul Diberhentikan dari Jabatan

Padahal statusnya sebagai presiden telah dicabut.

Hal ini karena kendaraan Yoon Seok Yeol dikawal oleh polisi dan pasukan pengamanan.

Perjalanan mantan jaksa agung ini juga menutup jalan enam lajur di Jembatan Hannam yang mengarah ke Seocho-dong.

Kemacetan lalu lintas jadi sangat parah akibat pengendalian jalan tersebut.

Baca Juga: Polisi Korea Selatan Geledah Kantor Presiden Yoon Suk-yeol Terkait Penyelidikan Darurat Militer

Warga yang menyaksikan kejadian ini secara langsung melalui media sosial dan komunitas daring menuliskan komentar.

Seperti, “Apakah Yoon Seok-yeol sedang pergi ke luar negeri sekarang? Kenapa jalanan harus ditutup?”, dan “Konyol sekali, seorang presiden yang sudah habis masa jabatannya dan bahkan dimakzulkan tidak seharusnya diperlakukan seperti ini, apalagi ini hanya untuk kepindahan ke rumah pribadi.”

Sementara itu, dalam siaran langsung keluarnya Yoon Seok Yeol dari rumah dinas, terdapat seorang perwakilan ‘free university’ yang datang karena diminta.

“Untuk saat ini, sepertinya pihak Blue House (Istana Kepresidenan) hanya meminta kami untuk datang hari ini. Kami merasa bersyukur dan akhirnya diatur untuk ditempatkan di bagian depan,” ujar Kim Jun Hee, perwakilan ‘free university’ tersebut.

“Mereka bilang, mereka butuh massa untuk membuat pagar manusia. Tapi, saya pribadi datang ke sini karena mendapat panggilan dari staff kepresidenan,” tambahnya.

‘Free university’ sendiri diketahui merupakan kelompok yang menolak pemakzulan Yoon Seok Yeol.

Mereka telah berdemo dari Itaewon ke rumah dinas di Hannam-dong sejak 8 April lalu sambil meneriakkan “Yoon Again.”

Fakta bahwa mereka berusaha menempatkan tidak hanya "Free University" tetapi juga para pemuda di depan gerbang utama kediaman resmi juga terlihat dari ucapan para penyelenggara acara. 

Salah satu penyelenggara aksi yang memegang mikrofon berkata, “Anak-anak muda usia 20 hingga 30-an, silakan maju ke depan dan bawa KTP kalian. Anak muda, pastikan kalian mengangkat papan dukungan (Yoon Again) saat masuk.” (rossa)

Editor : A. Nugroho
#Korea Selatan #Kontroversi #presiden #dimakzulkan #Yoon Seok Yeol