Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sempat Sampaikan Belasungkawa ke Paus Fransiskus, Akun X Israel Kini Hapus Unggahan

Aditya Novrian • Kamis, 24 April 2025 | 19:20 WIB
Unggahan akun resmi X Israel soal belasungkawa kepada Paus Fransiskus sebelum dihapus. (Tribunnews)
Unggahan akun resmi X Israel soal belasungkawa kepada Paus Fransiskus sebelum dihapus. (Tribunnews)

RADAR MALANG—Unggahan ucapan duka cita dari pemerintah Israel terkait wafatnya Paus Fransiskus telah dihapus dari platform media sosial X.

Akun resmi @Israel yang memiliki centang verifikasi sempat membagikan pesan singkat berbunyi, "Istirahat dalam damai, Paus Fransiskus. Semoga warisannya membawa berkah."

Dalam unggahan tersebut, turut disisipkan potret Paus Fransiskus saat melakukan kunjungan ke Tembok Barat di Yerusalem pada tahun 2014.

Sebelumnya, pagi hari waktu Vatikan, Senin (21/4), Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun.

Sehari sebelumnya, dalam misa Paskah yang digelar di Lapangan Santo Petrus, ia menyerukan penghentian kekerasan di Gaza serta konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina.

Dalam pesan emosionalnya, Paus menyuarakan keprihatinan terhadap dahaga akan kematian yang terus terjadi di berbagai konflik dunia.

Ia juga menyoroti ketidakadilan yang dialami kelompok rentan seperti pengungsi dan kaum terpinggirkan.

Doanya agar terwujud "perdamaian yang adil dan abadi" di Ukraina serta keprihatinannya terhadap penderitaan rakyat Gaza kembali menegaskan sikap kritisnya terhadap berbagai kekerasan.

Pada Januari lalu, ia menyebut kondisi kemanusiaan di Gaza sebagai sesuatu yang "memalukan."

Bahkan pada November sebelumnya, Paus mengajak masyarakat dunia mempertimbangkan apakah tindakan militer Israel di Gaza termasuk dalam kategori genosida terhadap bangsa Palestina.

Tak lama setelah kabar duka tersebut, akun resmi Israel di platform X sempat mengunggah pernyataan belasungkawa.

Namun, unggahan itu tiba-tiba dihapus tanpa penjelasan resmi dari pemerintah Israel.

Langkah ini pun memicu gelombang reaksi dan menuai sorotan publik.

Menurut laporan Jerusalem Post, beberapa pejabat Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa unggahan tersebut merupakan sebuah "kesalahan."

Penghapusan unggahan belasungkawa tersebut menambah daftar panjang dinamika hubungan diplomatik dan pandangan yang berbeda antara Vatikan dan Israel, terutama dalam menyikapi konflik kemanusiaan di Gaza.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait alasan dihapusnya unggahan tersebut.

Sikap ini pun menimbulkan berbagai spekulasi dan tanggapan dari publik internasional. (Talita)

Editor : Aditya Novrian
#Twitter #unggahan #Paus Fransiscus Meninggal Dunia #Israel