Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

China Jadi Negara Pertama Kembangkan Jaringan 10G, Dorong Revolusi Digital Global

Aditya Novrian • Kamis, 24 April 2025 | 16:05 WIB

Ilustrasi provider besar yang ada di China (providence)
Ilustrasi provider besar yang ada di China (providence)

RADAR MALANG – China resmi mencetak sejarah sebagai negara pertama di dunia yang berhasil mengembangkan dan meluncurkan jaringan internet broadband 10G.

Inovasi revolusioner ini diperkenalkan di futuristic Xiong’an, Provinsi Hebei, melalui kolaborasi strategis antara Huawei dan China Unicom, dua raksasa teknologi dan telekomunikasi asal China.

Jaringan broadband 10G menggunakan teknologi Passive Optical Network (PON) 50G yang mampu menghadirkan kecepatan internet luar biasa, dengan kecepatan download mencapai 9.834 Mbps dan upload hingga 1.008 Mbps.

Baca Juga: Kunjungan Xi Jinping Disindir Tajam oleh Bill O'Reilly, Sebut Asia Tenggara Tidak Punya Uang Hingga Upaya Penyelundupan Barang China

Kecepatan ini jauh melampaui standar 1 Gbps yang umum digunakan saat ini, memungkinkan pengguna mengunduh film 4K berukuran 20GB hanya dalam waktu kurang dari 20 detik, dibandingkan 7-10 menit pada jaringan konvensional.

Selain itu, latensi ultra rendah sekitar 3 milidetik menjadikan pengalaman internet semakin responsif dan stabil.

Peluncuran jaringan 10G ini bukan sekadar peningkatan kecepatan, melainkan fondasi bagi transformasi digital menyeluruh.

Baca Juga: Perang Tarif Tak Kunjung Usai: China Tanggapi Kenaikan Tarif Amerika Serikat

Teknologi ini membuka peluang besar untuk pengembangan aplikasi canggih seperti komputasi awan, realitas virtual (VR), realitas tertambah (AR), streaming video 8K, hingga integrasi perangkat Internet of Things (IoT) di rumah pintar.

Jaringan 10G juga mendukung kemajuan teknologi kota pintar, kendaraan otonom, serta kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan aliran data super cepat dan andal.

Xiong’an, yang sejak 2017 dikembangkan sebagai kota metropolitan pintar, kini menjadi laboratorium inovasi teknologi mutakhir berkat jaringan 10G.

Baca Juga: Naik Lagi: Trump Beri China Tarif 245%, Jadi Langkah Paling Agresif

Meskipun populasi kota ini masih terbatas, kehadiran jaringan super cepat ini diprediksi akan mempercepat investasi dan transformasi digital di sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, dan industri.

Dengan pencapaian ini, China menegaskan posisinya sebagai pemimpin global dalam revolusi digital dan teknologi telekomunikasi.

Jaringan broadband 10G menjadi tonggak penting yang akan mengubah cara dunia mengakses internet, mempercepat inovasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di masa depan.

China membuka era baru konektivitas ultra cepat yang siap menginspirasi dan menggerakkan revolusi digital global secara signifikan. (Tiwi)

Editor : Aditya Novrian
#Digital #Jaringan 10G #Revolusi Digital #negara pertama #China