Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pangkalan Rudal Rahasia Korea Utara di Perbatasan China, Dinilai Amerika Serikat akan Memicu Kekhawatiran Global

A. Nugroho • Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:36 WIB
US-DPRK-PRC: Amerika Serikat mendapati Pos Rudal Rahasia Korea Utara di sekitar  Perbatasan dengan China
US-DPRK-PRC: Amerika Serikat mendapati Pos Rudal Rahasia Korea Utara di sekitar Perbatasan dengan China

 

INTERNASIONAL - Analisis terbaru dari think tank AS, Center for Strategic and International Studies (CSIS), mengungkap bahwa Korea Utara telah mengoperasikan sebuah pangkalan rudal rahasia dekat perbatasan China sejak sekitar 2014.

 

Berdasarkan citra satelit dan dokumen terdeklasifikasi, diketahui bahwa pangkalan yang dinamai Sinpung-dong Missile Operating Base ini terletak hanya sekitar 27 kilometer dari garis perbatasan, di lembah pegunungan terpencil.

 

Pangkalan itu diperkirakan menampung antara enam hingga sembilan rudal balistik antarbenua (ICBM), yaitu model Hwasong-15 atau Hwasong-18, yang memiliki kapabilitas untuk menjangkau Amerika Serikat.

 

Selain itu, lokasi ini juga dilengkapi fasilitas olah rudal bawah tanah dan ruang peluncuran tersembunyi yang dirancang untuk mempersulit pengintaian serta serangan pendahuluan.

 

CSIS menyatakan bahwa Sinpung-dong adalah salah satu dari sekitar 15 hingga 20 pangkalan rudal tak terdaftar milik rezim Kim Jong-un. Fokus pengembangannya pada periode tahun 2024-2025 menunjukkan eskalasi pesat dalam kekuatan rudal militer Korea Utara, di saat negosiasi nuklir dengan AS tidak menunjukkan kemajuan berarti.

 

Keberadaannya juga memicu kekhawatiran karena kehadiran pangkalan nuklir di perbatasan dekat China bisa menimbulkan kesulitan dalam sistem peringatan dini regional, sehingga meningkatkan risiko kegagalan deteksi atau kesalahpahaman jika terjadi konflik. Strategi semacam ini memperumit dinamika nuklir di Asia Timur yang sudah rapuh. (cj)

 

Editor : A. Nugroho
#amerika serikat #nuklir #US #korea utara #Republik Rakyat China