Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Lipa Dirikan Perpustakaan Buku Terlarang di Portugal, Jadi Rumah bagi Karya yang Pernah Disensor

Hanif Pratama • Jumat, 3 Juli 2026 | 21:44 WIB
Dua Lipa (Sumber: Instagram: Service95bookclub)
Dua Lipa (Sumber: Instagram: Service95bookclub)
MALANG, RADAR MALANG Penyanyi pop Dua Lipa resmi membuka perpustakaan permanen yang berisi buku buku yang pernah dilarang dan disensor di berbagai negara. Perpustakaan bernama The Manifesto Library itu mulai dibuka pada 27 Juni 2026 di toko buku bersejarah Livraria Lello, Porto, Portugal.

Perpustakaan tersebut merupakan pengembangan dari Service95 Book Club, klub buku yang didirikan Dua Lipa pada 2021. Berlokasi di auditorium budaya baru Livraria Lello yang dirancang arsitek peraih Pritzker Prize, Álvaro Siza, The Manifesto Library menghadirkan sekitar 100 judul buku yang dibagi ke dalam empat tema utama, yaitu Power, Control, Voice, dan Memory.

Baca Juga: Dua Lipa Gugat Samsung 15 Juta Dolar atas Penggunaan Foto Tanpa Izin di Kardus TV

Dalam pernyataan resminya, Dua Lipa mengatakan sejak awal ia ingin Service95 Book Club menjadi ruang bagi para penulis dan pembaca dari berbagai latar belakang. Menurutnya, perpustakaan ini menghadirkan buku buku yang mengundang pertanyaan atau bahkan pernah dipertanyakan keberadaannya. Sebagian karya dilarang di sejumlah distrik sekolah karena mengangkat isu ras maupun seksualitas, sebagian lainnya ditujukan bagi pembaca LGBTQIA+, sementara beberapa penulis bahkan harus mempertaruhkan nyawa akibat tulisan mereka.

Sejumlah karya yang menjadi bagian dari koleksi perpustakaan ini di antaranya Fahrenheit 451 karya Ray Bradbury, The Trial karya Franz Kafka, Nineteen Minutes karya Jodi Picoult, Born a Crime karya Trevor Noah, serta The Handmaid's Tale karya Margaret Atwood yang dikenal sebagai salah satu novel yang paling sering mendapat pelarangan di sekolah sekolah Amerika Serikat.

Peresmian The Manifesto Library menjadi bagian dari perayaan 120 tahun Livraria Lello sekaligus bertepatan dengan penyelenggaraan festival buku internasional perdana BABELL: City of Books. Meski awalnya diperkenalkan dalam rangkaian perayaan tersebut, perpustakaan ini akan tetap dibuka sebagai fasilitas permanen bagi pengunjung.

Baca Juga: Callum Turner Menikah dengan Dua Lipa, Ini Rekomendasi Film yang Membuat Namanya Bersinar

Menariknya, pembukaan perpustakaan ini berlangsung hanya sekitar sepekan setelah Dua Lipa resmi menikah dengan aktor Callum Turner. Kecintaan terhadap buku juga menjadi bagian dari kisah hubungan mereka. Keduanya mulai akrab setelah mengetahui sama sama sedang membaca novel Trust karya Hernan Diaz, novel yang meraih penghargaan Kirkus Prize dan Pulitzer Prize.

Editor : Aditya Novrian
#bookclub #Dualipa #Buku terlarang #Service95 #Perpustakaan