MALANG, RADAR MALANG - Apple mengumumkan akan meningkatkan investasinya lebih dari US$30 miliar atau sekitar Rp486 triliun untuk memproduksi miliaran chip buatan Amerika Serikat melalui kerja sama jangka panjang dengan Broadcom.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk memperkuat rantai pasok sekaligus meningkatkan penggunaan komponen yang diproduksi di dalam negeri.
Baca Juga: Trump Tekan Apple Hentikan Produksi di India, Dorong Manufaktur AS
Dalam keterangan resminya, Apple menyebut kerja sama baru tersebut akan berlangsung hingga 2031.
Broadcom juga akan memperluas fasilitas produksinya di Fort Collins, Colorado, dengan investasi sekitar US$1,5 miliar guna memenuhi kebutuhan produksi chip Apple di masa mendatang.
Perusahaan menargetkan lebih dari 15 miliar chip akan diproduksi di fasilitas tersebut.
Chip yang dibuat merupakan komponen FBAR (Film Bulk Acoustic Resonator), teknologi yang berperan penting dalam menjaga konektivitas nirkabel pada berbagai perangkat Apple.
Baca Juga: Sepuluh Mahasiswa FILKOM UB Terpilih sebagai Cohort Apple Developer Academy 2026
Chief Executive Officer (CEO) Apple, Tim Cook, mengatakan perusahaan bangga memperluas investasinya kepada pemasok yang berbasis di Amerika Serikat.
Menurutnya, komponen yang diproduksi Broadcom menjadi bagian penting dalam menghadirkan performa dan konektivitas yang diharapkan pengguna Apple di seluruh dunia.
Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Apple untuk memperbesar investasi manufaktur di Amerika Serikat.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri semikonduktor domestik dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di sektor teknologi.
Editor : Aditya Novrian