Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Trump Salah Sebut Iran sebagai "Republik Islam Jepang" saat KTT NAT

Hanif Pratama • Jumat, 10 Juli 2026 | 13:12 WIB
Presiden AS Donald Trump (Sumber: whitehouse)
Presiden AS Donald Trump (Sumber: whitehouse)

MALANG, RADAR MALANG – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan setelah melakukan kesalahan ucap saat berbicara kepada wartawan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turki, Rabu (8/7/2026). Dalam pernyataannya, Trump keliru menyebut Iran sebagai "Republik Islam Jepang".

Kesalahan tersebut terjadi ketika Trump membahas serangan rudal terhadap kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln. Saat itu ia mengatakan, "We had 111 missiles shot by the Islamic Republic of Japan," padahal negara yang dimaksud adalah Republik Islam Iran.

Baca Juga: Lawatan Strategis ke Jepang, UMM Buka Peluang Karir Internasional

Pernyataan tersebut merujuk pada klaim Iran pada awal 2026 yang menyebut telah meluncurkan serangan rudal ke arah USS Abraham Lincoln. Namun, Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) saat itu membantah klaim tersebut dan menyatakan rudal-rudal yang diluncurkan tidak pernah mencapai kapal induk tersebut.

Kesalahan penyebutan itu segera menyebar luas di media sosial. Sejumlah unggahan bahkan menafsirkan ucapan Trump sebagai tuduhan bahwa Jepang menyerang kapal perang Amerika Serikat. Padahal, berdasarkan konteks pernyataannya, Trump sedang membahas Iran dan diduga hanya keliru menyebut nama negara.

Insiden tersebut bukan satu-satunya kesalahan ucap yang terjadi pada hari itu. Dalam kesempatan yang sama, Trump juga sempat salah menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai "Presiden Putin". Selain itu, ia juga menyebut aplikasi TikTok sebagai "Tic Tac" serta keliru mengucapkan singkatan perjanjian nuklir Iran tahun 2015 sebelum melanjutkan pernyataannya.

Rangkaian kekeliruan tersebut kembali menjadi bahan pembicaraan publik dan media internasional karena terjadi dalam forum penting yang dihadiri para pemimpin negara anggota NATO. Cuplikan video pidato Trump pun beredar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Baca Juga: Membanggakan: Artikel dari Skripsi Mahasiswa Sastra Inggris UIN Malang Menjadi Rujukan Internasional

Hingga berita ini ditulis, Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi maupun klarifikasi terkait kesalahan ucap yang dilakukan Trump dalam kesempatan tersebut.

Editor : Aditya Novrian
#donald trump #iran #Jepang