MALANG, RADAR MALANG – Platform pencatat dan ulasan film, Letterboxd, dikabarkan tengah menjajaki proses penjualan. Sejumlah perusahaan hiburan dan investor disebut telah mengikuti pembicaraan awal untuk mengakuisisi platform yang menjadi salah satu media sosial favorit para pencinta film tersebut.
Didirikan pada 2011, Letterboxd memungkinkan pengguna mencatat film yang telah ditonton, memberikan penilaian, serta menulis ulasan hingga membagikan rekomendasi kepada pengguna lain. Platform ini kerap disebut sebagai "Goodreads untuk film" dan kini telah memiliki lebih dari 30 juta pengguna di seluruh dunia.
Sebanyak 60 persen saham Letterboxd saat ini dimiliki perusahaan investasi asal Kanada, Tiny, yang mengakuisisi kepemilikan tersebut pada 2023. Sementara itu, dua pendiri Letterboxd masih memegang 40 persen saham sisanya.
Baca Juga: Instalasi The Odyssey Hadirkan Patung Kuda Troya di Senayan City, Gratis hingga 26 Juli
Menurut sejumlah laporan, Tiny kini membuka peluang untuk menjual kepemilikannya. Beberapa pihak yang disebut terlibat dalam pembicaraan awal antara lain Netflix, Sony Pictures, Paramount, firma investasi RedBird Capital Partners dan TPG, serta salah satu pendiri Reddit, Alexis Ohanian. Nilai transaksi diperkirakan mencapai USD 250 juta atau sekitar Rp4 triliun.
Kabar tersebut memicu beragam tanggapan dari komunitas pengguna Letterboxd. Di media sosial, banyak pengguna mengungkapkan kekhawatiran bahwa perubahan kepemilikan dapat memengaruhi identitas platform.
Sebagian pengguna menilai fitur yang selama ini tersedia secara gratis berpotensi dialihkan menjadi layanan berbayar. Selain itu, muncul kekhawatiran bahwa ulasan pengguna akan semakin dipenuhi konten promosi apabila Letterboxd diakuisisi oleh perusahaan besar di industri hiburan.
Di sisi lain, sebagian anggota komunitas menilai Alexis Ohanian sebagai salah satu kandidat yang dinilai lebih netral dibandingkan studio film besar yang memiliki kepentingan langsung terhadap distribusi dan promosi karya mereka.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Letterboxd, Tiny, maupun para calon pembeli terkait proses penjualan tersebut.
Editor : Aditya Novrian