Trump Sebut Perundingan AS-Iran Dimulai, Fokus pada Selat Hormuz dan Program Nuklir

Valda Yumna Novfitri • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

MALANG, RADAR MALANG – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan memulai perundingan baru pada Senin (3/8) waktu setempat.

Pembicaraan tersebut disebut akan berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz serta penyelesaian isu program nuklir Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Tarif Trump 10 Persen Berlaku Global, tapi 148 Komoditas Ekspor Indonesia Ini Masih Bebas Pajak

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan saat berada di Air Force One. Ia mengklaim telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran karena melihat adanya peluang tercapainya kesepakatan melalui jalur diplomasi.

Menurut Trump, sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, mendorong Amerika Serikat untuk memberikan kesempatan bagi proses negosiasi.

Meski demikian, Trump belum mengungkap lokasi maupun pihak-pihak yang akan terlibat dalam pembicaraan tersebut.

Di sisi lain, Iran menyatakan tengah berdiskusi dengan Oman mengenai mekanisme baru yang memungkinkan pelayaran kembali berlangsung di Selat Hormuz tanpa harus kembali pada pengaturan sebelum konflik pecah.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa hingga kini belum ada pembicaraan langsung yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat.

Sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas global melewati perairan Selat Hormuz, sehingga setiap gangguan di kawasan itu berpotensi memengaruhi pasokan energi dan harga minyak dunia.

Harapan akan tercapainya kesepakatan sempat mendorong harga minyak global turun. Namun, ketidakpastian masih membayangi karena belum ada rincian resmi mengenai isi perundingan maupun jadwal penyelesaian kesepakatan.

Baca Juga: Museum Gunakan AI untuk Hadirkan Theodore Roosevelt, Trump Jajal Teknologi Hologram

Sementara itu, Israel menegaskan tetap siap mengambil tindakan militer apabila Iran kembali mengembangkan program nuklir atau rudal balistiknya.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait klaim Trump mengenai dimulainya perundingan langsung antara kedua negara.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : sumber dari segala sumber
selat hormuz amerika serikat DONALD DTRUMP iran