BATU, RADAR BATU – Perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, telah membayar 10 juta dolar AS (sekitar Rp179,3 miliar) kepada Grimes County, Texas, lebih cepat dari tenggat waktu yang ditentukan dalam perjanjian pajak proyek pabrik semikonduktor Terafab.
Pembayaran tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pembebasan pajak properti (tax abatement) yang ditandatangani SpaceX dengan pemerintah Grimes County pada Juni lalu.
Baca Juga: Threads Tambah Fitur Baru, Makin Serius Tantang X Milik Elon Musk
Berdasarkan perjanjian itu, SpaceX seharusnya membayar 10 juta dolar AS paling lambat 2 Agustus, atau 60 hari setelah perjanjian resmi berlaku pada 3 Juni.
Jumlah pembayaran tersebut setara hampir 40 persen dari total pendapatan pajak properti yang diproyeksikan Grimes County sepanjang 2026, yakni sekitar 26,5 juta dolar AS.
Pejabat setempat menyebut dana tersebut kemungkinan akan dialokasikan untuk kebutuhan infrastruktur, gaji pegawai, hingga upaya retensi karyawan.
Sebagai bagian dari kesepakatan yang lebih luas, perwakilan SpaceX dan Terafab dijadwalkan mengikuti sesi tanya jawab dalam rapat Commissioners Court Grimes County pada 5 Agustus mendatang.
Proyek Terafab sendiri merupakan usaha patungan antara SpaceX dan Tesla, yang keduanya dipimpin Musk. Proyek ini diproyeksikan menelan investasi hingga 119 miliar dolar AS dalam berbagai tahap pengembangan, menurut laporan KBTX.
Fasilitas yang akan dibangun di kawasan Gibbons Creek Reservoir ini nantinya diklaim memproduksi chip untuk mendukung program mobil otonom dan robotika Tesla, satelit Starlink, serta rencana pusat data orbital milik SpaceX.
Sebagai imbalan atas pembebasan pajak properti selama 10 tahun (2027-2036), SpaceX wajib membayar 10 juta dolar AS di awal, ditambah 20 juta dolar AS setiap tahun selama 35 tahun ke depan.
Perusahaan juga diwajibkan berinvestasi minimal 5 miliar dolar AS hingga 2030 dan menciptakan setidaknya 1.800 lapangan kerja hingga 2035.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : sumber dari segala sumber