Roket H3 Jepang Sukses Bawa Satelit Michibiki No. 7 ke Orbit Usai Dua Kali Tertunda

Nabillah Puteri Vinandika • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Roket andalan Jepang, H3, meluncur dari Pusat Antariksa Tanegashima di Prefektur Kagoshima, Jepang. (Foto: Kyodo News / Antara News)
Roket andalan Jepang, H3, meluncur dari Pusat Antariksa Tanegashima di Prefektur Kagoshima, Jepang. (Foto: Kyodo News / Antara News)

 TOKYO, RADAR MALANG Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (Japan Aerospace Exploration Agency/JAXA) bersama Mitsubishi Heavy Industries sukses meluncurkan roket utama H3 dari Pusat Antariksa Tanegashima, Kagoshima, Jepang, pada pekan ini. Keberhasilan peluncuran roket H3 penerbangan nomor 9 ini diraih setelah sebelumnya sempat mengalami dua kali penundaan akibat ancaman badai topan dan cuaca buruk di sekitar tapak peluncuran.

Dalam peluncuran kali ini, roket H3 mengangkut Satelit Michibiki No. 7 (Quasi-Zenith Satellite System/QZSS-7). Satelit navigasi canggih tersebut berhasil dipisahkan pada ketinggian dan koordinat yang ditentukan di orbit bumi beberapa menit pascalepas landas.

Keberhasilan misi mengantarkan Satelit Michibiki No. 7 ini menjadi pencapaian strategis bagi Pemerintah Jepang dalam melengkapi konstelasi 7 satelit navigasi mandiri. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan presisi dan akurasi penentuan posisi global (GPS) hingga rentang sentimeter di wilayah Jepang dan kawasan Asia-Pasifik, sekaligus memperkuat kedaulatan navigasi antariksa Negeri Sakura tanpa bergantung penuh pada sistem asing.

Pencapaian ini sekaligus memulihkan kepercayaan publik dan mitra global terhadap keandalan roket penerus H2A tersebut. Sebagai roket peluncur generasi baru yang dirancang lebih efisien dan berbiaya rendah, H3 diproyeksikan menjadi tulang punggung utama Jepang dalam mengangkut muatan komersial maupun mendukung misi eksplorasi antariksa internasional di masa depan.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
Roket H3 JAXA Satelit Michibiki Michibiki No 7 Pusat Antariksa Tanegashima