Hampir 10 Tahun di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu sang Ibu berkat BRI

Aditya Novrian • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 14:27 WIB
Hampir 10 Tahun di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat BRI
Hampir 10 Tahun di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat BRI

TAIWAN, RADAR MALANG – Setelah hampir satu dekade bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan, kerinduan Yuni Lestari, 34, kepada keluarga akhirnya terobati. Dalam Festival Budaya di New Taipei City, Minggu (23/8), BRI mempertemukan Yuni dengan ibunya, Suyati, 54, yang datang langsung dari Pati, Jawa Tengah.

Pertemuan tersebut menjadi momen emosional bagi Yuni. Sejak berangkat ke Taiwan sekitar 10 tahun lalu, dia belum pernah kembali ke Indonesia. Selama berada di negeri orang, Yuni bekerja sebagai caregiver dan mengalokasikan sebagian besar penghasilannya untuk membantu kebutuhan keluarga.

BRI Pertemukan Yuni dengan Ibunya di Taiwan

Program Tali Kasih “Teman Seperjuangan BRI” menjadi bagian dari upaya mempertemukan Yuni dengan Suyati. Sang ibu sengaja datang dari Pati ke Taiwan untuk memberikan kejutan kepada putrinya.

Yuni mengaku tidak menyangka bisa kembali bertemu dengan ibunya setelah bertahun-tahun terpisah jarak. Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen yang paling berkesan selama menjalani kehidupan sebagai PMI.

“Perjalanan saya sebagai PMI juga diwarnai berbagai tantangan. Dalam beberapa pekerjaan sebelumnya, saya sempat menghadapi beban kerja yang cukup berat. Saya sangat tidak menyangka akhirnya bisa bertemu dengan ibu saya. Terima kasih BRI dan Pak Hery Gunardi,” ucap Yuni sembari berkaca-kaca.

Keputusan Yuni bekerja di Taiwan berawal dari perubahan kondisi ekonomi keluarganya setelah sang ayah mengalami kecelakaan. Kondisi tersebut mendorongnya memilih bekerja di luar negeri demi membantu keluarga.

Pulang ke Indonesia Setelah Hampir Satu Dekade

Kejutan untuk Yuni tidak berhenti pada pertemuan dengan sang ibu. BRI juga memfasilitasi tiket perjalanan Taiwan–Indonesia sehingga Yuni mendapat kesempatan untuk kembali ke Tanah Air setelah hampir 10 tahun bekerja jauh dari keluarga.

Bagi Yuni, kepulangan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perjalanan. Momen itu menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul dengan keluarga yang selama ini menjadi salah satu alasan utama di balik perjuangannya bekerja di Taiwan.

Suyati mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan bertemu langsung dengan putrinya. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada BRI yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan ini. Terima kasih kepada Bapak Direktur Utama BRI Hery Gunardi dan seluruh tim BRI yang sudah membantu saya hingga bisa bertemu dengan anak saya di Taiwan. Semoga teman-teman yang sedang berjuang jauh dari keluarga juga selalu diberikan semangat,” ungkap Suyati.

BRI Dorong PMI Siapkan Masa Depan

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, program Tali Kasih “Teman Seperjuangan BRI” merupakan bagian dari upaya BRI membangun kedekatan dengan komunitas PMI. Menurut dia, kontribusi PMI bagi keluarga di Tanah Air perlu diiringi dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka selama bekerja di luar negeri.

“Bagi BRI, PMI merupakan teman seperjuangan yang bekerja keras untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga di Tanah Air. Oleh karena itu, kami ingin kehadiran BRI dapat dirasakan lebih dekat, bukan hanya melalui layanan finansial, tetapi juga melalui perhatian terhadap perjalanan dan kebutuhan mereka,” ucapnya.

Dhanny menambahkan, dukungan bagi PMI juga diarahkan pada pengelolaan penghasilan secara produktif. Hal itu dapat dilakukan melalui peningkatan literasi keuangan, tabungan, investasi, kepemilikan aset, hingga persiapan modal usaha dan pengembangan keterampilan.

“Ke depan, BRI mendorong agar penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri dapat dikelola secara lebih produktif. Dengan dukungan ekosistem BRI yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, PMI diharapkan dapat kembali ke Tanah Air bukan hanya membawa hasil dari bertahun-tahun bekerja, tetapi juga memiliki bekal finansial, keterampilan, dan kesiapan untuk membangun sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi diri sendiri dan keluarga,” pungkas Dhanny.

Editor : Aditya Novrian
PMI Taiwan Yuni Lestari Teman Seperjuangan BRI BRI pekerja migran indonesia