Untuk anak yatim, Pemkab Malang mengalokasikan anggaran Rp 1,6 miliar. "Tahun ini bantuannya Rp 500 ribu per anak, tahun depan saya minta ditingkatkan menjadi Rp 1 juta," kata Bupati Malang HM Sanusi.
Sejalan dengan itu, Sanusi meminta seluruh layanan masyarakat di Kabupaten Malang ditingkatkan.
"Saya tidak ingin lagi mendengar ada keluhan dari masyarakat yang mengadu pelayanan di kecamatan, kelurahan, puskesmas, atau fasilitas layanan lainnya yang mengeluhkan petugasnya lamban, perawatnya judes, tidak ramah dan sebagainya," tegas Sanusi.
Selain peningkatan kualitas pelayanan, suami dari Anis Zaidah itu juga mewanti-wanti praktek korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). "Yang biasanya motong uang untuk bantuan nggak usah ada lagi. Apa lagi bantuan pendidikan maupun keagamaan itu kan nemen (parah). Jangan ada lagi, kalau ada bantuan Rp 100 juta ya terimanya Rp 100 juta," pintanya.
Selain menyediakan plotting anggaran kepada anak yatim dan duafa, Sanusi memastikan bahwa pemkab juga telah menganggarkan dana hibah organisasi keagamaan. "Tahun ini NU Rp 2 miliar dan Muhammadiyah Rp 500 juta," tukasnya.
Pewarta: Farik Fajarwati
Foto: Farik Fajarwati Editor : Mufarendra