Yaitu melalui kuliah kerja nyata tematik Covid-19. Dimana program kampus ini dibukukan dan diikutkan dalam lomba yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kemendikbud RI. Alhasil, inovasi ini masuk dalam 10 makalah terbaik dalam penulisan buku pembelajaran baik kuliah kerja nyata tematik Covid-19, pada 28 Oktober 2020.
“Makalah ini juga kami presentasikan dalam webinar pada 28 Oktober lalu,” kata dosen STIKes Kepanjen sekaligus pembimbing KKN tematik mahasiswa, Tri Nurhudi Sasono MKep, Jumat (6/11).
Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti oleh lima kelompok di kampusnya. Dimana tiap kelompok ada sekitar 11 mahasiswa. Sehingga, program tersebut diikuti sekitar 55 mahasiswa. “Periode kegiatannya dimulai Agustus sampai September lalu,” terang pria asal Turen, Kabupaten Malang ini.
Tak hanya itu, Tri melanjutkan, kegiatan ini dilaksanakan di empat kecamatan. Yaitu Kepanjen, Sumberpucung, Pakisaji, dan Turen. “Kebetulan semuanya ada di wilayah Kabupaten Malang,” jelas dia.
Ke depan, Tri mengatakan, pihaknya berharap program tersebut tetap dilanjutkan. Apalagi, pihak BNPB dan Kemendikbud RI juga memberikan apresiasi konsep tersebut. “Mudah-mudahan bisa dilanjutkan agar masyarakat banyak yang terbantu,” harap pria yang menjadi dosen STIKes Kepanjen sejak tahun 2008.
Pewarta: Imam Nasrodin Editor : Editor : Hendarmono Al S.