Aksi sadis tersebut terjadi pada Jumat (20/11). Menurut pengakuan NIH, dia datang ke rumah korban yang berada di Jalan Wisnuwardana. Warga Ronggowuni Tumpang itu datang tengah hari dengan motor, sekitar jam 12.30.
Kala itu, pelaku membawa tas hitam, lalu masuk ke rumah korban. Tersangka diterima di ruang tamu oleh korban. Setelah itu, keduanya terlibat pembicaraan terkait pembagian uang panen tebu, sayangnya keduanya tak sepaham dak akhirnya terjadi keributan.
Tiba-tiba, pelaku membuka tas ransel hitamnya. Di dalamnya, terdapat BBM dalam botol air mineral tanggung dan korek api. Dengan cepat, BBM disiramkan kepada korban. Pelaku kemudan menyalakan korek api dan melemparkannya kepada korban.
Kontan saja, tubuh korban langsung membara. Korban berlari keluar rumah dan berteriak meminta tolong. Aksi sadis itu tak berhenti disitu, pelaku memukul korban dengan helm berkali-kali.
Warga yang berada di lokasi kejadian langsung kaget mendengar teriakan korban dan berusaha menghentikan aksi pelaku. Sebagian warga menghibungi Polsek Tumpang.
Tak butuh waktu lama, NIH pun langsung diamankan petugas. Sementara, korban Wiyono langsung dilarikan ke RS Sumber Sentosa, Tumpang. Ia mengalami luka bakar hebat di bagian wajah, leher, dada, tangan dan punggung.
“Kasus ini masih dalam penyidikan. Tersangka dijerat pasal penganiayaan berat. Untuk korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis,” kata Kapolsek Tumpang, AKP Irwan Tjatur.
Pewarta: Inifia
Editor : Shuvia Rahma