Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagio Setyono menyampaikan, hingga hari ini tidak ada kejadian bencana di Kabupaten Malang. Namun, pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di wilayah rawan bencana agar berhati-hati.
"Semua kecamatan punya potensi kerawanan, kecuali Pakis, Gondanglegi, Sumberpucung dan Turen. Pokoknya daerah yang punya beda ketinggian dan sungainya, ini harus waspada," kata pria yang bekerja di BPBD Kabupaten Malang sejak tahun 2011 ini.
Tak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga menyiapkan sekitar 40 personel BPBD siap siaga tiap saat. Jumlah ini juga bakal ditambahkan dari unsur relawan, warga peduli bencana, TNI dan polri.
"Kalau jumlah totalnya lebih dari 100 orang," ungkap dia.
Lebih lanjut, pihaknya juga bakal melakukan pemantauan khusus jalur-jalur ekonomi masyarakat. Seperti daerah Sumbermanjing, Dampit dan Sendang Biru. Sehingga, jika sewaktu-waktu terjadi bencana, segera bisa diatasi oleh personel. "Jalur ekonomi harus diutamakan. Tapi mudah-mudahan aman-aman saja," terang pria yang bakal pensiun tahun depan ini.
Lebih lanjut, tahun lalu juga ada bencana sekitar 100 kejadian. Yaitu bencana banjir, putingbeliuang dan longsor. "Harapannya tahun ini aman-aman saja. Tapi kami minta masyarakat tetap waspada, terutama saat tejadi hujan," tegasnya. Selain itu, masih kata dia, pihaknya juga selalu koordinasi dengan BPBD Malang Raya. Karena sesuai instruksi dari Provinsi agar BPBD saling bantu saat terjadi bencana. "Pasti koordinasi-lah, itu sudah instruksi bu Gubernur," ujar dia.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma