”Biasanya ada saja remaja yang datang ke tempat itu (Taman Buah Jeru) untuk nongkrong, pacaran atau minum-minuman. Apalagi kalo malam kan gelap, karena tidak ada lampunya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya. Ia menyatakan warga sudah melaporkan hal itu ke perangkat desa.
Tempat Wisata Taman Buah Jeru Tumpang yang dibangun tahun 2013 tersebut memang terkesan terbengkalai hingga saat ini. Meski sempat dilakukan perbaikan, namun jujukan wisata yang menempati lahan sekitar 14 hektare tersebut kembali mangkrak.
Rupanya, pihak Desa Jeru juga serba salah dengan kondisi destinasi wisata taman buah ini. "Sejak berubah menjadi Taman Buah Jeru ini memang belum beroperasi sama sekali," ujar A. Saiful Huda, Kepala Desa Jeru. Pihaknya juga tak bisa berbuat banyak karena tidak dilibatkan dalam pengelolaan tempat itu.
Sekretaris Desa Jeru Budi Purwanto menambahkan, pihaknya sebenarnya prihatin dengan kondisi taman yang tak terurus. "Saya sudah pernah mengajukan (pengelolaan) di tangani desa ke Disbudpar, ternyata dibatasi tidak boleh dikomersilkan, tidak boleh ada penarikan tiket," tambah Budi.
Pewarta: Roisyatul M, Mayang Tatu Balqish
Editor : Ahmad Yani