"Kami hadir di gereja-gereja untuk memberikan rasa aman saudara kami yang sedang melakukan ibadah paskah," sebut Wakapolres Malang, Kompol Himawan Setiawan dalam acara rakor Sinergitas dan kolaborasi pengamanan kegiatan ibadah Paskah, Kamis (1/4).
Dia menyebut, kasus terorisme yang terjadi dalam beberapa waktu terahir. Seperti bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar dan penembakan di Mabes Polri Jakarta. Bahkan beberapa waktu lalu, Densus 88 Anti Teror juga sempat mengamankan beberapa orang terduga teroris di Kabupaten Malang. Namun pihaknya menegaskan, hal ini tidak perlu menjadi sebuah kecemasan yang berlebihan.
Baca juga : Amankan Nataru, Wali Kota Batu-Forkopimda Kunjungi Gereja
"Kami sudah melakukan pemetaan terhadap wilayah mana saja yang menjadi atensi. Dan semuanya akan kami jaga secara penuh. Pengamanan kami lakukan mulai hari ini hingga puncak hari raya Paskah yang jatuh hari Minggu depan," imbuhnya.
Menurutnya, Kabupaten Malang adalah wilayah yang kondusif. Berbagai macam agama, budaya, ras, dan suku semuanya ada di Kabupaten Malang. Untuk itu sangat penting untuk menjaga toleransi terhadap saudara setanah air.
"Pluralismenya sangat tinggi. Kami yakin kabupaten akan tetap aman. Namun dari pada itu, kami akan terus lakukan pengamanan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," pungkas Himawan.
Pewarta: Achmad Fikyansyah Editor : Shuvia Rahma