Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

100 Prajurit Brigif Para Raider 18 Bantu Korban Gempa

Farik Fajarwati • Rabu, 14 April 2021 | 23:14 WIB
Photo
Photo

KABUPATEN - Penanganan pascabencana gempa bumi di Kabupaten Malang terus dilakukan oleh pemerintah dan jajaran stakeholder terkait, termasuk TNI dan Polri. Tidak terkecuali oleh satuan di bawah komando Divisi Infanteri 2/Kostrad, Brigif Para Raider 18/Trisula dan Kikav 8 Kostrad.


Sebanyak 100 prajurit para raider dikerahkan satuan yang bermarkas di Kecamatan Jabung itu ke daerah yang terdampak.




Photo
Photo
Prajurit Brigif Para Raider 18/Trisula membantu warga Kecamatan Dampit yang terdampak musibah gempa bumi, Rabu (14/4). (Ist)

Komandan Brigif Para Raider 18/Trisula Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa menuturkan, pihaknya menerjunkan seluruh lapisan prajurit mulai dari tingkat perwira, bintara, hingga tamtama untuk melaksanakan giat penanganan di lokasi bencana. "Kami terjunkan anggota di Kecamatan Dampit dibawah pimpinan Kapten Inf Muh. Choriq Bayhaqi," ujar Gusti.

Sejak kemarin (13/4) para prajurit gabungan tersebut sudah mulai bergerak di beberapa wilayah seperti Dusun Bangsri, Desa Pamotan; Dusun Dandangan, Desa Pamotan; Dusun Kedawung, Desa Pojok;  dan Dusun Larangan Desa Majangtengah.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang

porak-poranda akibat bencana alam gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter yang terjadi pada Sabtu lalu (10/4).

"Sudah menjadi keharusan kami sebagai prajurit untuk membantu kesulitan yg dialami masyarakat, utamanya yang terdampak bencana alam. Masyarakat adalah ibu kandung TNI, sehingga kapanpun kami selalu siap dan ikhlas untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan kami," tegas perwira dengan dua melati di pundaknya itu.



Photo
Photo
Sebanyak 100 prajurit Brigif Para Raider 18/Trisula membantu warga membersihkan puing-puing bangunan yang terdampak bencana. (Ist)


Data yang dihimpun radarmalang.jawapos.com mencatat, hingga Selasa malam (13/4) terdapat 1.504 bangunan rumah maupun fasilitas umum (fasum) yang mengalami kerusakan pascabencana gempa di Kecamatan Dampit. Rinciannya terdiri dari 622 bangunan rusak ringan, 529 bangunan rusak sedang, dan 315 rumah rusak berat. Gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Malang tersebut juga mengakibatkan kerusakan di 38 titik fasum yang tersebar di 12 desa serta kelurahan di Kecamatan Dampit. (iik)
Editor : Farik Fajarwati
#korban gempa bumi Kabupaten Malang #Brigif Para Raider 18 #Kecamatan Dampit #Korban gempa dampit #TNI Angkatan Darat