Mengawali perjalanan menuju lokasi terdampak gempa, rombongan PC ISNU Kabapaten Malang singgah di kediaman Gus Idrus, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum An-Nur, Majangtengah Dampit. Sempat berdiskusi sejenak terkait kondisi terkini dengan relawan dan pengurus, perjalanan berlanjut menuju Pos Lapangan NU Peduli dan Posko Darurat Bencana Majangtengah RW 02.
Ketua PC ISNU Kabupaten Malang Kiai Abdullah SAM SPsi memimpin langsung proses distribusi bantuan yang telah dihimpun oleh pengurus. Tak sendiri, dia juga didampingi sekretaris dan puluhan pengurus yang ikut serta dalam bakti sosial.
Pada penyaluran tahap awal ini, bantuan difokuskan di Desa Majangtengah, Dampit. "Alhamdulillah hari ini kita bersilaturahim dengan para korban terdampak gempa di sini. Ada 50 bingkisan sembako dan 300 buku yang kita distribusikan", tutur Kiai Abdullah.
"Di antara 300 buku tadi ada 100 judul berbeda yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan anak-anak korban gempa di sini", imbuhnya. Bakti sosial ini tak berhenti di situ saja. Menurut kiai muda itu, bakal ada kegiatan-kegiatan lanjutan.
"Kita selanjutnya berusaha menjalin kerjasama dengan kampus-kampus untuk pendampingan dan riset sekaligus penanggulangan apabila suatu saat terjadi seperti ini lagi", kata Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin itu.
Seusai bercengkrama dengan masyarakat sekitar, dia berharap bantuan yang diberikan bersama pengurus dapat bermanfaat. "Semoga saudara-saudara kita korban gempa di Malang Selatan dan Lumajang diberi kesabaran diberi kemudahan rezeki yang banyak," doanya. Selain itu, pihaknya juga berharap para dermawan di dalam dan luar negeri dapat membantu korban gempa di Malang selatan.
Pewarta: Abdul Muntholib
Editor : Ahmad Yani