Hingga saat ini, progress pengerjaan JLS sisi barat sudah mencapai 50 persen. Dari penelusuran jalur baru itu tampak spot-spot yang menarik. Diharapkan spot-spot itulah yang bakal mengundang daya tarik wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan, keberadaan JLS baru ini potensi mengalihkan eksistensi wisata pantai di JLS lama. ”Bisa saja nanti bakal tergantikan, karena di sana (JLS sisi barat) potensinya juga luar biasa,” ujar Made.
Menurutnya, di jalur baru ini masih banyak pantai-pantai yang belum resmi dibuka oleh Perum Perhutani. Sehingga disparbud akan berdiskusi dan meminta kepada Perhutani agar memaksimalkan potensi guna menarik wisatawan datang ke Kabupaten Malang. ”Kebanyakan pantai di sana (JLS sisi barat) nuansanya lebih indah. Untuk mengambil spot foto keren, sehingga itu harus dimaksimalkan,” tegasnya.
Menurutnya, saat ini yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemkab Malang bersama Perum Perhutani adalah menata bangunan-bangunan yang bakal bisa didirikan warga di sepanjang jalur baru tersebut. Baginya, penataan ini penting agar nanti bangunan yang ada di sana tak merusak indahnya pesona alam. (rmc/fik/dan)
Editor : Ahmad Yani