Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Taruh Tas di Motor, Uang Rp 15 Juta Milik Mandor Raib

Shuvia Rahma • Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Ilustrasi pencurian (istimewa)
Ilustrasi pencurian (istimewa)
MALANG – Apa yang dialami mandor proyek asal Karanglo, Kabupaten Malang, ini bisa jadi pelajaran bersama. Saat mengawasi para pekerja proyek perbaikan jalan, ia meninggalkan tas berisi uang Rp 15 juta dan surat-surat penting di motornya. Tak berapa lama, tas itu hilang digondol maling.

Sebenarnya, peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu (9/10), sekitar pukul 10.00. Lokasinya di Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Kejadiannya bahkan terekam CCTV rumah milik salah seorang warga Desa Putat Lor. Namun hingga kemarin (12/10), korban tidak melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Pradana, pemilik rekaman CCTV, menjelaskan bahwa pada saat kejadian, sang mandor sedang mengawasi proyek perabikan jalan. Entah sengaja atau tidak, dia meninggalkan tasnya di atas motor, kemudian berjalan menjauh ke arah pekerja.

Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria mengendarai Honda Beat mendekati motor yang baru saja ditinggalkan mandor. Sejenak ia mengawasi kondisi sekelilingnya. Setelah yakin bahwa semua orang sibuk dan tidak ada yang melihat, pria itu langsung mengambil dan membawa kabur tas dari atas motor mandor.

”Saya tidak tahu nama mandor yang jadi korban pencurian itu. Tapi dia beralamat Karanglo, Kabupaten Malang. Kalau melihat rekaman CCTV, pelaku beraksi seorang diri,” kata Pradana.

Sementara itu, Kapolsek Gondanglegi Kompol Agus Siswo Hariadi menyatakan belum menerima laporan terkait tindak pencurian di Putat Lor. Karena itu, pihaknya belum bisa melakukan langkah-langkah lebih lanjut. Dia lantas mengimbau kepada semua pihak untuk segera melapor jika ada kejadian pencurian seperti itu. ”Agar kasusnya bisa langsung ditindaklanjuti,” ujarnya. (cj9/fat/rmc)
Editor : Shuvia Rahma
#putat lor #pencurian #gondanglegi