Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut. Bahrul Imron, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, yang jadi pengemudinya beserta tiga penumpang lainnya masih selamat.
Mereka sempat keluar dari mobil didetik-detik terakhir sebelum KA parcel tengah jurusan Malang-Jakarta melintas di kawasan tersebut.
”Kami sebenarnya hendak ke Kecamatan Lawang untuk mengantarkan keluarga berobat, karena mengalami saraf terjepit sehingga susah jalan,” jelas Bahrul kepada koran ini. Dia mengatakan, bila mesin mobil sempat mati sebelum kereta api dari arah selatan mendekat.
Di momen itulah dia bersama tiga penumpang lainnya berinisiatif untuk keluar. Waktu yang dimilikinya saat itu hanya beberapa detik saja.
”Alhamdulillah selamat semua. Cuma luka-luka sedikit karena terburu-buru keluar dari mobil,” terang Bahrul. Sesaat setelah seluruh penumpang keluar, kereta langsung menghantam mobil yang dikendarainya dengan keras. Usai kejadian tersebut, petugas langsung melakukan evakuasi kendaraan. ”Keluarga saya sudah kembali ke rumah semua, termasuk yang sakit,” imbuh Bahrul.
Sementara itu, Kanit Laka Polres Malang Ipda Andi Agung mengakui bila di lokasi kejadian tidak ada palang pintu perlintasan KA. Dia juga memastikan bila kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. ”Pengemudi hanya mengalami kerugian materi,” terang Andi. Untuk kepentingan pendalaman lebih lanjut, mobil Isuzu Panther yang ringsek diamankan polisi di Satpas Singosari. (cj9/by/rmc) Editor : Farik Fajarwati