Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Puan Resmikan Jalibar, Patung Adipura Digeser Ganti Patung Soekarno

Mahmudan • Selasa, 21 Desember 2021 | 19:30 WIB
GANTI NAMA: Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) saat meresmikan nama baru jalibar
GANTI NAMA: Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) saat meresmikan nama baru jalibar
KEPANJEN – Mulai kemarin (20/12), Jalur Lingkar Barat (Jalibar) punya nama baru. Jalan sepanjang 10 kilometer yang menghubungkan Kepanjen-Ngajum itu resmi berganti nama menjadi Jalan Ir Soekarno.

Perubahan nama jalan itu setelah cucu proklamator sekaligus ketua DPR RI Puan Maharani berkunjung ke lokasi sekaligus meresmikan nama jalan tersebut. Peresmian jalur tersebut nyaris batal karena hujan deras wilayah Kabupaten Malang.

“Sempat takut gak jadi karena hujannya deras sekali, tapi ternyata masih diberi kesempatan untuk meresmikan nama proklamator kita menjadi nama jalan di Kepanjen,” kata Puan di sela peresmian, kemarin.

Dengan diresmikannya nama baru jalibar, Puan berharap agar jalur tersebut bisa menjadi penghubung antara Kabupaten Malang dengan Blitar yang notabene merupakan tempat persemayaman terakhir presiden pertama RI, Ir Soekarno.

“Selain dekat dengan persemayaman, harapannya (Jalibar) juga bisa bermanfaat untuk semua masyarakat yang akan menggunakan jalannya,” ujar Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Malang Drs H M. Sanusi MM. Keberadaan jalur sepanjang 10 kilometer itu diharapkan bisa menjadi pintu peluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Jadi selain mobilitas, roda perekonomian juga diharapkan semakin meningkat,” kata sanusi.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto berharap jalur tersebut bisa menjadi akses bagi para peziarah yang hendak berkunjung ke makam Bung Karno. Wakil Bupati Malang itu menambahkan, pihaknya juga akan melaksanakan pembangunan infrastruktur di sepanjang kawasan Jalan Ir Soekarno tersebut.

“Perbaikan akan dilakukan. Nanti akan ada patung Ir Soekarno di sisi Timur, sementara patung Adipura akan digeser ke bagian barat,” kata Didik.

Selain itu, pihaknya juga bakal mempersiapkan taman Bung Karno. Lokasinya pun masih berada di lingkungan jalibar. Upaya lainnya yakni rencana tukar guling jalibar dengan jalan protokol Malang – Kepanjen menjadi jalan provinsi.

”Jika nanti bisa menjadi jalan provinsi, kewenangan dan kewajiban pemda akan terkurangi. Di samping penanganannya juga akan lebih optimal karena dilakukan oleh pemprov Jatim,” beber Didik. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan untuk Jalibar juga bisa dialihkan untuk kegiatan yang lain. (iik/dan) Editor : Mahmudan
#puan maharani #Patung Soekarno #Kabupaten Malang #jalibar