Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ini Wisata Baru di Kaki Semeru

Mahmudan • Senin, 3 Januari 2022 | 15:00 WIB
DESTINASI: Bupati Malang H M. Sanusi (kiri) menanam pohon di Wisata Njulung Edu Tourism Desa Bambang, Kecamatan Wajak, kemarin.
DESTINASI: Bupati Malang H M. Sanusi (kiri) menanam pohon di Wisata Njulung Edu Tourism Desa Bambang, Kecamatan Wajak, kemarin.
WAJAK – Setelah kasus Covid-19 di Bumi Arema mulai menurun, sektor wisata di Kabupaten Malang mulai bangkit. Sabtu lalu (1/1), jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang meninjau dua kawasan edu tourism di Desa Bambang, Kecamatan Wajak. Destinasi pertama yang dikunjungi yakni, Wisata Njulung Edu Tourism.

Lokasi destinasi tersebut berada tepat di kaki Gunung Semeru. Luasnya mencapai 20 hektare. Sebelumnya, kawasan itu merupakan tempat penambangan pasir. Namun sejak empat tahun silam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memerintahkan agar lahan tersebut disulap menjadi wisata edukasi.

Konsep utamanya adalah reboisasi alias mengembalikan ekosistem lingkungan di sekitarnya dengan menggencarkan penanaman pohon. Kegiatan tersebut sebelumnya juga telah dimulai oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 20 Desember 2021 lalu.

”Selain menyulap lokasi bekas tambang pasir menjadi wisata edukasi, konsep (reboisasi) ini juga digagas untuk merehabilitasi lingkungan," kata Bupati Malang Drs H M. Sanusi MM, kemarin.

Tidak hanya itu, pria asal Kecamatan Gondanglegi itu menuturkan, keberadaan Njulung Agro Edu Tourism tersebut juga bisa menjadi tempat transit untuk destinasi wisata lain di desa yang sama, yakni Wisata Kopi Rejo.

Wisata Kopi Rejo merupakan destinasi yang dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Alam Asri, Desa Bambang. Pengelolanya 100 persen warga setempat. Yang menjadi daya tarik, kata Sanusi, Wisata Kopi Rejo ini memiliki pemandangan yang luar biasa. Berada di kaki Mahameru, pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa tersebut. "Ada juga spot sunset, green house anggrek Semeru, juga bisa mengamati elang Jawa," tambah Sanusi.

Ke depan, suami dari Anis Zaidah itu berharap akan semakin banyak wisata baru di yang muncul dan berkembang di Bumi Kanjuruhan. Tidak hanya potensi yang ada di desa, Sanusi juga berharap agar pengelolaan hutan di Kabupaten Malang bisa terus digali. "Sekarang sedang dibahas peraturan pemerintah terkait pengelolan hutan agar bisa ditugaskan kepada masyarakat," terangnya.

Dasarnya, kata Sanusi, yaitu Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. "Bahwa tanah, air dan udara itu adalah pengelolaanya untuk kesejahteraan masyarakat, sama dengan hutan yang pengelolaanya semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat," beber Sanusi. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang - Kota Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Malang dan Muspika Kecamatan Wajak. (iik/dan) Editor : Mahmudan
#gunung semeru #Kabupaten Malang #wisata baru