Padahal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mencatat banyak kejadian yang membutuhkan bantuan layanan PSC 119. ”PSC sudah bisa diterapkan. Armada pra hospital care dan ambulans di 39 puskesmas juga semuanya siap,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo, kemarin. ”Persoalannya, sistem kedaruratannya belum dimanfaatkan (oleh masyarakat),” tambah pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Menurut Arbani, problem utama terletak pada penggunaan aplikasi PSC Kabupaten Malang. Dia mengungkap, laporan kegawatdaruratan jarang yang masuk ke aplikasi tersebut. Padahal ada kejadian yang membutuhkan layanan tersebut. Sehingga tugas Pemkab Malang adalah memopulerkan layanan PSC. Dia menegaskan, PSC harus dimanfaatkan oleh warga Bumi Kanjuruhan. Sebab posisi 39 armada diyakini mampu meng-cover seluruh area di Bumi Kanjuruhan.
Hanya saja pelaporan peristiwa yang membutuhkan penanganan medis kepada PSC belum dibiasakan. Arbani lantas memaparkan keunggulan layanan PSC 119 Kabupaten Malang. “Armada PSC ini harus sudah sampai ke TKP dalam 15 menit. Yang perlu kita tingkatkan adalah edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan aplikasinya,” katanya. Dia berjanji akan memaksimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. ”Dinkes dengan RSUD Kanjuruhan akan coba sosialisasi ke kecamatan. Kami juga akan simulasi bagaimana cara mengakses aplikasi PSC Kabupaten Malang,” tutur pejabat yang mengawali karier sebagai dokter gigi itu.
Aplikasi 119 PSC Kabupaten Malang sudah bisa diunduh dari Appstore maupun Playstore. Lewat android, kata dia, masyarakat bisa masuk di playstore. Kemudian mengetik ‘kegawatdaruratan medik kab. Malang’. Di situ akan muncul opsi install aplikasi PSC 119 Kabupaten Malang. Sebelum memanfaatkan aplikasi ini, katanya, pengguna harus mendaftar lebih dahulu. Yaitu dengan mengisi nama lengkap, nomor KTP, nomor telepon, user name, serta password.
Setelah proses pendaftaran rampung, email aktivasi akan terkirim ke email pendaftar. Klik di email aktivasi dan aplikasi PSC 119 sudah bisa digunakan. Menu utama aplikasi PSC 119 Kabupaten Malang adalah tombol darurat. Dengan menahan tiga detik tombol tersebut, pesan darurat akan langsung terkirim ke call center Kabupaten Malang. Ada pula menu ambulans, homecare, Covid dan lainnya. Karena PSC harus memenuhi target 15 menit tiba di lokasi, kata Arbani, tiap armada ambulans PSC dilengkapi fasilitas GPS.
Alat pelacak tersebut akan terpantau di call center pusat PSC Kabupaten Malang yang ada di RSUD Kanjuruhan. Misalnya ada laporan kedaruratan masuk. Call center akan menganalisis laporan. Setelah itu, call center PSC akan melacak ambulans terdekat berdasar GPS. Sekaligus faskes terdekat untuk rujukan penanganan. ”Ambulans terdekat itu yang akan dihubungi oleh petugas. Supaya jangan sampai lewat 15 menit tiba di lokasi,” tambah Arbani. (fin/dan) Editor : Mardi Sampurno