Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Duh! Harga Telur di Malang Naik Lagi

Mahmudan • Sabtu, 16 April 2022 | 17:00 WIB
HARGA MELONJAK: Peternak di Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang tersebut rutin memanen telur ayam setiap hari. Dua pekan ini, harga pakan ternak meningkat sehingga harga jual telur juga ikut naik.
HARGA MELONJAK: Peternak di Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang tersebut rutin memanen telur ayam setiap hari. Dua pekan ini, harga pakan ternak meningkat sehingga harga jual telur juga ikut naik.
KARANGPLOSO – Pertengahan Ramadan ini, harga komoditas merangkak naik. Telur ayam boiler misalnya, belakangan naik dari Rp 22.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 24.000 per kilogram.

Berdasarkan data Sistem Informasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok (Si-HarKePo) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, kenaikan harga telur itu terjadi di semua pasar tradisional.

Informasi yang dihimpun koran ini, kenaikan harga telur tidak hanya di pasar tradisional. Tapi sejak di tingkat peternak. ”Ramadan ini harganya naik menjadi Rp 22 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya Rp 19 ribu,” ujar Mulianto, salah satu peternak ayam petelur Dusun Ampeldento, Karangploso, kemarin (15/4).

Meski kenaikannya hanya berkisar Rp 3.000, namun kenaikan harga telur ini meresahkan masyarakat. Sebab dikhawatirkan akan diikuti kenaikan harga juga pada komoditas lainnya. ”Kenaikan harga telur ini karena sebelumnya ada kenaikan harga pakan ayam,” tambah Mulianto.

Dia menegaskan, kenaikan harga pakan ayam berlangsung sejak dua pekan. Mulanya, harga pakan ayam Rp 250 ribu per karung. Kini terpaksa mereka membeli dengan harga Rp 350 ribu per karung. Satu karung berisi 50 kilogram pakan.

Peternak di Ampeldento ini mengaku memakai pakan konsentrat pabrik. Walaupun harga naik, Mulianto menyebut peternak masih tekor. Karena harga telur Rp 22 ribu itu belum menutupi semua biaya produksi.

Untuk bisa untung, kata dia, peternak harus menjual Rp 25 ribu per kilogram. "Kami masih merugi karena harga pakan ikutan naik. Harusnya harga Rp 25 ribu. Itu pun untung tipis sekali," ujarnya.(fin/dan) Editor : Mahmudan
#Harga Telur naik #Kabupaten Malang #komoditas